OPERASI TANGKAP TANGAN KPK

Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Purbalingga Catat Predikat WTP dari BPK dan 20 Rekor Muri

Tak banyak yang menduga, Bupati Purbalingga, Jawa Tengah Tasdi ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Purbalingga Catat Predikat WTP dari BPK dan 20 Rekor Muri
KOMPAS.com/M Iqbal Fahmi
Bupati Purbalingga Tasdi (kemeja ungu) digelandang petugas KPK dan polisi di Stasiun Purwokerto, Senin (5/6/2018) malam 

Saat ini, 'penjaga' adminstrasi dan keuangan daerah bernama Inspektorat dinilai sangat jinak. Menurut Fauzan, Inspektorat dinilai tumpul karena masih berada di bawah satuan pemerintahan setempat.

Posisi tawar inilah yang akan berpengaruh terhadap independensi Inspektorat dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya.

“Saat ini inspektorat ada di bawah pemerintahan daerah, di mana pejabatnya dipilih dan diangkat langsung oleh bupati atau gubernur. Otomatis rasa sungkan atau ewuh-pekewuh pasti muncul dari pejabat pimpinan inspektorat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Fauzan menilai, wacana untuk menaikkan derajat inspektorat sebagai perangkat pemerintah pusat dirasa sangat mendesak.

Dengan berstatus sebagai perangkat pemerintah yang lebih tinggi, inspektorat akan lebih independen dalam bertugas sebagai ‘anjing penjaga’. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Purbalingga Catat Predikat WTP dan 20 Rekor Muri" 

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved