Sempat Kelabui Petugas, Polisi Bongkar Penjualan PSK via Online dan Penyebar Konten P*rno

Polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka pengelola website penyebar konten porno dan jasa pemuas seks anak di bawah umur.

Sempat Kelabui Petugas, Polisi Bongkar Penjualan PSK via Online dan Penyebar Konten P*rno
Tribun Bali/Net
Ilustrasi PSK 

TRIBUNBATAM.id - Petugas Unit IV Subdit l Direktorat Tindak Pidana Siber berhasil mengamankan dua orang tersangka pengelola website penyebar konten porno dalam bentuk cerita, foto bahkan jasa pemuas seks dengan status di bawah umur.

Baca: VIDEO: Terpantau Ramai Lancar, Begini Suasana Arus Lalu Lintas di Simpang Kabil Sabtu Pagi

Baca: 2 Kali Cerai, Narkoba sampai Berpikir Kematian, Ini 6 Fakta Koki Anthony Bourdain yang Gantung Diri

Kasubdit 1 Dittipidsiber, Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan kedua tersangka berinisal NMH (34) dan EDL (29) telah menjalani bisnis bejad tersebut sejak 2012. Selama enam tahun berjalan, website yang diberi nama lendir.org ini sudah memiliki member sebanyak 150.000 orang.

"Mereka menyediakan dan menyebarluaskan konten pornografl dan tulisan cerita dewasa, gambar dan video porno, serta menyediakan jasa eksploitasi seksual terhadap perempuan dan anak di bawah umur," Dani di gedung Direktorat Tindak Pidana Siber Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).

Baca: Grace Natalie Geram. Tantang Hulk Buktikan Isu Video Panas Dirinya dengan Ahok

Baca: Presenter Cantik Ini Ngaku Pernah Digoda dan Dikirimi Foto Tanpa Baju oleh Marko Simic

Kedua tersangka ini, lanjut Dani, memiliki peranya masing masing.

NMH merupakan seorang ahli IT yang bertugas sebagai pengelola dan pembuat website lendir.org.

"NHM ini ahli lT, dia berupaya menyembunyikan identitas website dari pelacakan aparat penegak hukum, serta mampu menghindari serangan hacking dan sangat mudah melakukan migrasi bilamana website tersebut dibiokir," katanya. 

Sedangkan EDL bertugas menawarkan jasa seks di website tersebut dengan menyalurkan perempuan muda yang masih berusia 16, namun dipublikasikan berumur 18 tahun.

Baca: Foto Pernikahan Bupati dengan Perempuan Muda Cantik Ini Langsung Viral di Medsos

Baca: Niatnya Melapor ke Polisi, Tetapi Justru Jenis Kelamin Lucinta Luna Terkuak

Para perempuan tersebut direkrut EDL dengan iming-iming bayaran Rp.800 ribu hingga Rp 1 juta

Dalam proses pemesananya, lanjut Dani, pelanggan diwajibkan mengirim DP yang telah disepakati dan akan dibayar lunas setelah pelanggan dan perempuan itu bertemu.

Jumlah keuntungan yang diperoleh kedua tersangka pun tidak tanggung tanggung, mereka dapat meraup ratusan juta hanya dalam waktu dua bulan beroperasi.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved