Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Akan Dihentikan Selasa Besok. Ini Alasannya

Pencarian korban hilang KM Sinar Bangun sudah memasuki hari ke-14, namun belum ada korban yang ditemukan.

Tribun-medan.com/ Riski Cahyadi
Tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI dan Polri melakukan pencarian korban kapal tenggelam menggunakan kapal milik Dinas Perhubungan Sumut, di perairan Danau Toba, Simalungun, Selasa (19/6/2018). 

Bambang memastikan pencarian akan ditutup pada hari Selasa (3/7/2018).

"Kita tutup pencarian, tetapi tim Basarnas di Parapat tetap berjaga jika memang ada ditemukan mayat atau pun puing-puing kapal yang mengapung,"katanya.

Hari ke 14 pencarian, ratusan keluarga korban KM Sinar Bangun 6 mengikuti pertemuan dengan Basarnas, Pemkab Simalungun, KNKT, Jasaraharja, Polres Simalungun, dan TNI di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Pemtangraya, Kanupaten Simalungun, Minggu (1/7/2018).

Sebelum acara pertemuan, para keluarga korban dijamu dengan makan siang. Seluruh keluarga korban duduk di meja bundar. Pertemuan juga dihadiri pastor, ustaz, suster, dan pendeta.

Minta keluarga ikhlas

Bupati Simalungun, JR Saragih yang juga menjadi moderator dalam pertemuan ini mengajak seluruh keluarga korban hilang atau 164 jiwa untuk mengkhilaskan kepergian korban.

Ia mengatakan jika penarikan tetap dilakukan maka tubuh korban akan hancur. Apalagi, kondisi mayat korban telah membusuk.

"Kalau dibuat pukat itu untuk menarik, jenazah akan hancur. Apalagi jenazah sudah mau menjadi pembusukan. Saya mengajak seluruh bapak ibu keikhlasan dari hati kita. Kalau dipaksakan saya prihatin. Untuk itu, saya sebagai pemerintah mengajak seluruh keluarga memahami betul kondisi ini. Kita sudah dua kali memperpanjang, tapi sampai saat ini belum dapat diupayakan,"ujarnya seraya mengucapkan turut berduka dalam tragedi KM Sinar Bangun.

JR Saragih menyatakan sebagai perwakilan kepala daerah yang berada di kawasan Danau Toba ikut merasakan kesedihan.

Ia mengatakan, Pemkab Simalungun telah mendirikan bendera setengah tiang untuk mengenang tragedi ini.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved