Proyek Pendampingan TP4D Meningkat, Kajari Natuna Bakal Rutin ke Anambas

Proyek dengan pendampngan dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) Kejari Natuna di Anambas meningkat

Proyek Pendampingan TP4D Meningkat, Kajari Natuna Bakal Rutin ke Anambas
tribun batam
Ilustrasi Kajari Natuna Juli Isnur saat berbincang dengan Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra di Kantor Bupati di Pasir Peti Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan Rabu (7/3/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Proyek dengan pendampngan dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) Kejari Natuna di Anambas meningkat.

Bila sebelumnya hanya 17 paket, kini tahun 2018 terdapat 70 paket proyek. Kajari Natuna, Juli Isnur bakal rutin datang ke Anambas yang masih wilayah kerjanya, melakukan pemantauan proyek pendampingan.

"Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan tahun 2017," ujarnya kepada sejumlah awak media, Selasa (10/7/2018).

Baca: Sidang Kasus Ujaran Kebencian di PN Tanjungpinang, Jaksa Tuntut Terdakwa 3 Tahun Penjara

Baca: Remaja Diterkam dan Diseret Buaya, Kini Pawang Buaya Dikerahkan Temukan Korban

Baca: Bahagia Lihat Suami Nikah Lagi, Ungkapan Doa Akun Ini Viral. Begini Isinya!

Baca: Mengenal Tim Nanggala! Intelijen Tempur Kopassus Yang Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

Kajari Juli Isnur yang berada di Pulau Jemaja itu menambahkan, dalam beberapa kunjungannya ke Anambas, pihaknya juga mengecek sejumah proyek yang ada di Pulau Matak dan Siantan.

Secara umum, proses pembangunan proyek pun diakuinya sudah mencapai 90 persen. Dalam pengecekan yang dilakukan, ia pun masih menemui proyek yang belum dilelang, meskipun banyak diantara proyek yang sudah dalam pengerjaan.

Ia mengatakan, faktor cuaca khusunya musim utara, perlu menjadi perhatian, khususnya untuk mobilisasi material.

Kajari Natuna Juli Isnur saat berbincang dengan Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra di Kantor Bupati di Pasir Peti Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan Rabu (7/3/2018).
Kajari Natuna Juli Isnur saat berbincang dengan Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra di Kantor Bupati di Pasir Peti Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan Rabu (7/3/2018). (tribun batam)

Ia mencontohkan saat mobilisasi mobil pemadam kebakaran untuk di Bandara Letung tahun 2017 kemarin yang menurutnya terbilang nekat karena tetap membawa mobil tersebut ke Pulau Jemaja menggunakan jalur laut.

"Artinya, perlu perhitungan yang betul-betul matang," ungkapnya. Ia pun juga menyarankan agar kontraktor lokal mendapat porsi selama mampu untuk menyelesaikannya.

Ia pun berharap, sejumlah proyek tersebut dapat membawa dampak positif bagi pembangunan dan masyarakat. ‎"Harapan kami tentu seperti itu.

Artinya, dengan proyek pembangunan yang terus berjalan. Dapat bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan dampak yang baik bagi pembangunan daerah," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved