Para Pria Memperkosa Gadis 11 Tahun Dipukuli Pengacara Karena Bikin Gaduh di Pengadilan

ebanyak 17 pria yang diduga memperkosa gadis berusia 11 tahun di Chennai meronta-ronta di pengadilan, Rabu (18/7/2018).

Para Pria Memperkosa Gadis 11 Tahun Dipukuli Pengacara Karena Bikin Gaduh di Pengadilan
India Times
Sebanyak 17 pria ditangkap dengan tuduhan memperkosda gadis tuna rungu berusia 11 tahun di Chennai, India. 

TRIBUNBATAM.id, NEW DELHI - Sebanyak 17 pria yang diduga memperkosa gadis berusia 11 tahun di Chennai meronta-ronta di pengadilan, Rabu (18/7/2018).

Mereka ditangkap polisi sehari sebelumnya karena tuduhan memperkosa gadis 11 taqhun tersebut selama 17 bulan.

Selain memperkosa, 17 pria ini juga merekam perbuatan mereka.

Namun, pada sidang di pengadilan yang dihadiri oleh warga yang marah, terjadi kericuhan karena mereka menolak untuk hadir di persidangan.

Akibatnya, belasan pengacara yang melakukan tuntutan di persidangan itu marah.

Para tersangka kemudian dipukuli dan diseret ke ruang pengadilan.

Baca: Gadis 11 Tahun Diperkosa oleh 17 Pria Selama Beberapa Bulan di India

Baca: Bawa Saksi Berinisial NS ke Kebun di TPA Ganet, Polisi Gelar Pra Rekonstruksi

Baca: Forensik Polda Kepri Turun Langsung, Deteksi Bercak Darah Korban di Mobil yang Diamankan Polisi

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat beberapa pria berbaju putih dan bercelana hitam menyeret seorang pria dari tangga, memukuli dan menendang perutnya.

Seperti diansir Hindustan Times, para pengacara ini marah karena para tersangka berulah saat disidang.

Selain itu, mereka juga menyampaikan keterangan yang berbelit-belit di depan majelis hakim sehingga para pengacara kembali marah dan memukul mereka.

Ketua Asosiasi Advokat Pengadilan Tinggi Chennai, Mohana Krishnan mengatakan bahwa para tersangka tidak mendapat pembelaan dari pengacara di daerah tersebut karena tidak ada pengacara yang mau membelanya.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved