Harga Jual Telur Melonjak, Peternak Bintan Diminta Tidak Lepas Telur ke Batam

Meroketnya harga telur di Jawa langsung diantisipasi Satgas Pangan di Bintan. Mereka mewanti-wanti peternak tidak jual telurnya ke Batam. Ada apa?

Harga Jual Telur Melonjak, Peternak Bintan Diminta Tidak Lepas Telur ke Batam
tribunbatam/aminnudin
Seorang pekerja peternakan telur ayam di Toapaya tengah mengatur telur hasil produksi kandang sebelum dikirimkan kepasaran, Kamis (19/7/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Peternak telur di Bintan diminta sebaiknya jangan dulu mengirim atau mendistribusikan produk telur mereka ke luar Bintan.

Hal ini demi menjaga stabilitas telur di dalam wilayah Bintan sendiri terjaga. Dengan demikian gejolak harga telur tidak sampai menjangkiti Bintan.

Permintaan itu disampaikan langsung Satuan Tugas (Satgas) Pangan Bintan yang terdiri unsur Polres Bintan, Polsek Gunung Kijang dan Disperindag Bintan kepada kalangan pengusaha ternak ayam dalam sidak bersama, Kamis (19/7/2018).

Baca: BREAKINGNEWS: Sebelum Buang Jasad Supartini ke Dompak, Tersangka Putar-putar di Senggarang

Baca: Motif di Balik Kasus Supartini Mulai Terkuak, Gumpalan di Perut Korban Jadi Petunjuk

Baca: Kapal Pengangkut Emas Senilai Rp 1.600 Triliun Sengaja Ditenggelamkan Ketemu, Begini Emasnya!

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

Sidak bersama Satgas Pangan Bintan yang dimulai Kamis pagi dilakukan dalam rangka memastikan dan memonitoring pergerakan harga dan pasokan telur di Bintan.

Sekaligus memastikan bahwa gejolak kenaikan harga telur yang cukup agresif di tingkat nasional jangan sampai dirasakan terlalu dalam di Bintan.

"Kita mengharapkan, dari pihak penghasil, pihak kandang atau produsen tidak menjual telur keluar daerah dulu, antisipasi harga di kita (Bintan) jadi lebih tinggi atau sampai meredahnya gejolak nasional reda,"kata anggota Satgas Pangan yang juga Penyidik PNS Diskoperindag Bintan Setia Kurniawan.

Dalam sidak Kamis, Satgas mendatangi beberapa usaha kandang ayam di Bintan serta mengecek pergerakan harga telur di tingkat pedagang di pasar. Sejauh pantauan, untuk di tingkat pedagang, harga telur memamg naik seperti halnya daerah lain.

Namun perlu dicatat, tingkat kenaikan harga telur di Bintan untuk sementara tidak seagresif seperti yang terjadi di Batam atau ditingkat nasional. Informasi yang diterima Satgas Pangan, kenaikan harga telur di Batam yang cukup tinggi salah satunya dipengaruhi kondisi stok yang tengah menurun. Bahkan ditingkat dostribusi sedang mengalami kekosongan.

"Menurut informasi memang di Batam pasokan sedang kosong. Distribusi dari Medan juga terhambat. Jadi kalau nanti terjadi permintaan telur dari sini keluar daerah, kita mengharapkan harga di tempat kita jangan terpuruk.

Tapi perlu dicatat, pengiriman keluar Bintan dilakukan karena pasokan di kita berlebih. Tapi kalau memang tidak berlebih, jangan dululah,"kata Setia Kurniawan.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved