Yarsagumba, Jamur Ulat untuk Obat Kuat dari Gunung Himalaya, Harganya Rp1,4 Miliar per Kg

Yarsagumba yang juga dikenal sebagai obat kuat dari Himalaya merupakan 'tambang emas' bagi penduduk setempat.

Yarsagumba, Jamur Ulat untuk Obat Kuat dari Gunung Himalaya, Harganya Rp1,4 Miliar per Kg
bbc indonesia
Jamur ulat yarsagumba dari Gunung Himalaya 

TRIBUNBATAM.id- Yarsagumba yang juga dikenal sebagai obat kuat dari Himalaya merupakan 'tambang emas' bagi penduduk setempat karena harganya yang fantastis.

Pegunungan Himalaya, dengan puncak Everest, dikenal sebagai destinasi impian pada pendaki.

Namun, bagi penduduk di lerengnya, pegunungan Himalaya adalah 'tambang emas'.

Bukan emas dalam artian sebenarnya, tentu. 'Emas' di sini mengacu pada yarsagumba, sejenis jamur ulat.

Yarsagumba, dalam bahasa Tibet memiliki arti 'rumput musim panas, ulat musim dingin'.

Tanaman unik ini terbentuk saat larva ngengat yang hidup dalam tanah, terinfeksi spora jamur parasit Ophiocordyceps sinensis.

Saat terinfeksi dan mati, tubuh ulat itu akan mengeras sementara di bagian kepalanya, tumbuh jamur berwarna coklat berbentuk pipih.

Secara fisik, bentuk yarsagumba cukup unik, berupa batang cokelat kekuningan seukuran korek api yang mencuat dari dalam tanah.

Lokasinya Sulit Dijangkau

Lokasi tumbuhnya pun sangat sulit dijangkau.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved