Penemuan Mayat di Tanjungpinang, Afanda Diperkirakan Sudah Seminggu Meninggal

Ia menyebutkan korban diperkirakan sudah seminggu meninggal. Kondisinya pun sudah mulai membusuk hingga lalat banyak yang mengerumuni mayat

Penemuan Mayat di Tanjungpinang, Afanda Diperkirakan Sudah Seminggu Meninggal
tribunbatam/wahib waffa
Suasana lokasi penemuan mayat di kawasan Batu 9, Gang Al Maruf, Senin (23/7/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Tewasnya Muhammad Afanda di kamar kontrakanya itu membuat heboh masyarakat setempat. Belum diketahui apa yang menjadi penyebab meninggalnya korban yang biasa berprofesi sebagai tukang urut.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Hendrial nampak berada di lokasi bersama anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Tak lama sekitar 30 menit olah TKP bersama identifikasi Polres Tanjungpinang, Hendrial menanggapi pertanyaan wartawan.

Baca: Kebakaran Ruko SP Plaza Batuaji, Inilah Haikal yang Terobos Api Bantu Keluar Korban Terjebak

Baca: Penemuan Mayat di Tanjungpinang, Pintu Kamar Korban Terkunci, Jasad Sudah Membusuk

Baca: Dikenal Tangguh, Inilah Keistimewaan 5 Mata-mata Perempuan Rusia Paling Terkenal Masa Perang

Baca: Terungkap! Kesaksian Juru Masak: Inilah Makanan Pantangan Pak Harto dan Bu Tien Semasa Hidup

"Kita belum tahu apa penyebabnya. Karena kita akan lakukan visum dulu ke RSUP Kepri. Agar nanti tau apa penyebabnya. Lihat dulu nanti ya," kata Hendrial saat dikonfirmasi usai olah TKP, Senin (23/7/2018).

Hendrial mengatakan korban sudah lama tinggal di kontrakan. Pekerjaan sehari-hari sebagai tukang urut. Korban diketahui sudah satu minggu tidak keluar rumah.

"Baru tahu setelah pemilik kontrakan menengok korban tergeletak pada posisi ruang tamu dekat pihaknya pintu kamar," katanya.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Ditanya hasil oleh TKP apakah ditemukan benda yang dicurigai sebagai penyebab korban meninggal.

"Tidak kita temukan (benda atau obat-obatan). Apakah korban sakit kita juga tak tau. Semua masih kita tunggu hasil visum," katanya.

Ia menyebutkan korban diperkirakan sudah seminggu meninggal. Kondisinya pun sudah mulai membusuk hingga lalat banyak yang mengerumuni mayat.

Pihaknya pun telah konfirmasi keluarga korban yang ada di Medan. "Sudah kita konfirmasi. Segera akan datang ke Tanjungpinang. Saat kita masih visum dulu," tutupnya. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved