Kampanye MR Dimulai dari Sagulung. Ini Pesan Gubernur Nurdin Basirun Untuk Warga Kepri
Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun melakukan penyuntikan secara simbolis tanda dimulainya Kampanye Measles dan Rubella (MR) di Kepri
Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun melakukan penyuntikan secara simbolis tanda dimulainya Kampanye Measles dan Rubella (MR) di Kepri, Rabu (1/8/2018).
Pencanangan kampanye Measles dan Rumbella (MR) Fase II Tahun 2018 di Kepri berlangsung di SDN 001 Sagulung,
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun dalam kesempatan itu mengungkapkan Pemerintah Provinsi Kepri mendukung penuh rencana Pemerintah dalam Pencanangan Kampanye MR Fase II Tahun 2018 di Kepri pada Agustus - September 2018.
Baca: Topi Ini Dijual Rp4,2 Juta. Diklaim Sembuhkan Penyakit. Begini Jawaban Perusahaan Saat Diprotes
Baca: Bukopin Berhasil Raup Rp1,46 Triliun Dana Segar dari Penawaran Umum Terbatas
Baca: 757 Kepri Jaya vs PSPS Riau - Kick Off Pukul 14.50 WIB, Ini Susunan Pemain Kedua Tim
"Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa, karena itu kita hatus selamatkan generasi penerus bangsa,"kata Nurdin.
Dia mengatakan Indonesia sebagai negara yang kaya dan makmur serta banyak penduduknya membutuhkan generasi yang cerdas dan cemerlang.
"Jika kita bandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, negara tersebut memiliki tenaga-tenaga ahli,"kata Nurdin.
Gubernur mengungkapkan apa yang dicanangkan pemerintah pusat adalah demi kemajuan anak anak bangsa.
Dalam kesempatan itu Nurdin juga mengajak orangtua agar mengikuti program pemerintah, agar anak anak sebagai generasi penerus bangsa terhindar dari penyakit menular.
Di tempat yang sama kepala Dinas Kesehatan Privinsi Kepri Tjetjep Yudiana, mengatakan kegiatan Vaksin MR merupakan kegiatan lanjutan dimana sebelumnya tahun 2017 lalu sudah dilaksanakan di Pulau jawa.
"Jadi ini adalah fase ke II, setelah program yang sama berhasil dilaksanakan di Jawa," kata Tjeptjep.
Baca: Sudah Bangun Bunker dari 42 Bus Sejak 1980-an, Lansia Ini Bingung Perang Nuklir Belum Juga Terjadi
Baca: Dua Mahkota dan Perhiasan Berlapis Emas Permata Milik Kerajaan Swedia Hilang Digondol Maling
Program pemerintah pusat
Dalam kesempatan tersebut Tjeptjep mengakui di provinsi Kepri pelaksanaan Vaksin MR, sedikit mendapat kendala dimana banyak orangtua mempertanyakan sertifikat halal vaksin tersebut.
"Banyak orangtua yang mempertanyakakan sertifikat halal dari vaksin yang diberikan. Meski demikian, program ini merupakan program pemerintah pusat, yang dijalankan semua daerah di Indonesia demi menyelamtkan generasi Bangsa,"kata Tjeptjep.
Tjeptjep mengatakan jumlah anak yang harus mendapatkan vaksin di Kepri antara usia 9-15 tahun sebanyak 608.124 orang, jumlah pos imunisasi/Posyandu yang ditunjuk pemerintah yakni 4.635 unit.
"Kita menyiapkan 3.389 orang tenaga vaksinator yang sudah memiliki sertifikat, serta 346 tenaga suvervisor,"kata Tjeptjep.(ian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gubernur-kepulauan-riau-hnurdin-basirun_20180801_154209.jpg)