Cerita Jimmy, Siswa SMK Kartini Pemenangan Film Pendek Peduli Air: Masih Banyak yang Tak Peduli Air

"Bangga, capek karena shootingnya ke hutan-hutan. Saingannya ketat karena di kelas umum. Sementara saya masih kelas XII," ujar Jimmy

Cerita Jimmy, Siswa SMK Kartini Pemenangan Film Pendek Peduli Air: Masih Banyak yang Tak Peduli Air
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Jimmy Manaek Sihombing, pelajar kelas XII SMK Kartini Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Film Pendek Peduli Air karya Jimmy Manaek Sihombing berhasil menoreh juara 3 tingkat umum di kota Batam.

Jimmy Manaek Sihombing adalah pelajar kelas XII SMK Kartini Batam.

"Bangga, capek karena shootingnya ke hutan-hutan. Saingannya ketat karena di kelas umum. Sementara saya masih kelas XII," ujar Jimmy.

Baca: SMK Kartini Batam Gelar Uji Kompetensi Untuk Siapkan Calon Tenaga Kerja Bersertifikasi

Baca: MotoGP Austria - Valentino Rossi Menyerah? Sebut Lintasan Sirkuit GP Austria Bikin Yamaha Menderita

Baca: Kecewa Keluhan Banjir Tak Ditanggapi, Warga Tiban Koperasi Batam Stop Aktivitas Pengembang

Dalam film tersebut ia menceritakan bagaimana sulitnya mencari air bersih. Ironisnya lagi, banyak masyarakat yang tidak peduli terhadap air.

"Misalnya ia sembarangan buang-buang air, boros air, buka air tak ditutup kerannya. Itulah yang ada divideo saya. Semoga kedepannya saya bisa menjadi sutradara yang handal," ujar Jimmy.

Diakuinya semua ilmu dan prestasi yang didapatkannya, berasal dari sekolah. Tak hanya itu, ia juga memiliki guru favorite, yaitu Febri.

Sejak duduk di kelas X, kata dia, Febrilah yang membimbingnya dan mendidiknya hingga bisa mendapatkan prestasi tersebut.

Sementara itu, Guru Multimedia sekaligus pembimbing film SMK Kartini Batam, Febriana Garniz Kusumo mengakui selalu mengajarkan anak untuk memiliki sikap keberanian, sehingga mampu membanggakan kedua orangtuanya.

"Jadi tak hanya berani di kelas. Tapi berani di luar juga," katanya.

Febri mengakui Jimmy memang dari kelas X memiliki basiknya memang di audio dan film. Jadi, kata dia, untuk Jimmy saat ini masih bisa dikatakan berhasil.

"Tapi saya tak puas hanya sampai disitu saja," tuturnya.(rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved