CATAT! Ini 5 Bank yang Rentan Terimbas Krisis Turki

Krisis mata uang Turki menimbulkan ancaman bagi bank-bank Eropa yang memiliki eksposur bisnis di negara tersebut. Bank apa saja?

CATAT! Ini 5 Bank yang Rentan Terimbas Krisis Turki
TRIBUNBATAM/KONTAN
Lira Turki 

Analis di JPMorgan Cazenove pada Jumat pekan lalu, memangkas estimasi laba  per saham (EPS) tahun 2019-2020 untuk BBVA sekitar 6%.

Ini setelah memperhitungkan pelemahan lebih lanjut lira dan meningkatnya kerugian kredit bagi perbankan Turki di tengah pertumbuhan yang lebih lambat.

BBVA mengaku  merasa nyaman dengan kepemilikan sahamnya di Garanti Bank.

BBVA juga merasa memiliki pengalaman hebat dalam mengelola bisnis di negara-negara berkembang yang bergejolak dengan skema yang membuat setiap unit sepenuhnya bertanggung jawab atas modal sendiri dan manajemen likuiditasnya.

Skema ini untuk mencegah transfer likuiditas dari perusahaan induk ke anak perusahaan grup tersebut. 

BBVA juga mempertahankan kebijakan lindung nilai mata uang yang hati-hati untuk menekan volatilitas rasio modal inti grup dan membatasi dampak apa pun pada laba.

Hitungan BBVA,  setiap penurunan 10%  lira akan memangkas 2 basis poin dari rasio modal inti BBVA.

UNICREDIT
Bank terbesar di Italia ini memiliki sekitar 40% saham Yapi Kredi, bank terbesar keempat Turki, melalui perusahaan patungan lokal.

Deutsche Bank memperkirakan, dalam skenario terburuk krisis Turki akan menurunkan 4% ekuitas UniCredit. 

Namun, analis JPMorgan Cazenove justru melihat peningkatan 59 basis poin modal inti UniCredit dalam hal penghapusan utang berkat kebijakan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) yang lebih rendah.

Halaman
1234
Tags
Bank
Turki
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved