Banyak Atlet Pingsan, Pemerintah Putuskan Tutup Kolam Renang Ini

Peristiwa pingsannya sejumlah atlet saat berlatih di Kolam Renang Gajayana membuat pemerintah memutuskan untuk menutup kolam renang tersebut.

Banyak Atlet Pingsan, Pemerintah Putuskan Tutup Kolam Renang Ini
TRIBUNJATIM.COM
Plt Wali Kota Malang Sutiaji sedang berbincang dengan satu di antara korban kolam renang Gajayana di rumah sakit. 

"Beda banget, airnya lebih pait sampai tidak tahan," tutur Sonya.

Minggu (19/8/2018) sore, dia bersama teman-temannya dari klub Taman Harapan berlatih renang.

Masih berenang 30 menit, atau di tahap 'warming up', Sonya merasakan keanehan pada dirinya.

"Saya sesak nafas padahal itu masih warming up. Air pahit dan baunya menyengat," tegas Sonya.

Karena merasa tidak kuat, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) ini memilih keluar dari kolam.

Dia merasa sesak nafas, yang kemudian diikuti pusing. Dia pun masuk ke ruang ganti.

"Saat di ruang ganti ini, saya mimisan. Hidung saya berdarah. Setelah berganti baju, saya laporan ke pelatih," ujar Sonya. 

Pelatih  Kepala Klub Orca Yosi Kurniahadi mengharapkan ada observasi untuk air kolam renang Gajayana. 

Yosi menuturkan sebelum peristiwa itu terjadi, dirinya sempat membaui kolam renang.

Dari sisi bau, memang tidak terlalu menyengat. Namun itu tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved