Hakim Merry Purba Dipanggil Sebagai 'Ratu Kecantikan' Saat Menerima Suap

Penggunaan kata "pohon" untuk mengganti kata uang. Kemudian, menggunakan istilah "ratu kecantikan" untuk menyamarkan nama hakim

Hakim Merry Purba Dipanggil Sebagai 'Ratu Kecantikan' Saat Menerima Suap
Hakim ad hoc PN medan Merry Purba yang menerima suap dari pengusaha Tamin Sukardi 

Putusan itu jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut supaya Tamin divonis 10 tahun penjara.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk 8 orang, termasuk 4 hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (28/8/2018) pagi.

Kedelapan orang itu adalah:

1. Wahyu Prasetyo Wibowo (Wakil Ketua PN Medan)

2. Sontan Merauke Sinaga (hakim karier)

3. Merry Purba (hakim adhock Tipikor)

4. Elfandi ( panitera pengganti)

5. Oloan Sirait (panitera pengganti)

6, Marsuddin Nainggolan (Ketua PN Medan).  

Sedangkan dua orang lagi identitasnya masih belum diungkap. Namun kabar yang beredar di lapangan, nama kedua orang tersebut di antaranya berinisial MJ dan TS. 

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved