Nur Mahmudi Tersangka: Hilang Ingatan, Dicopot Gus Dur dari Menteri, Respon PKS, Kasus Tabrak Lari

Bekas Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, dikabarkan dirawat di rumah sakit dan menderita hilang ingatan.

Nur Mahmudi Tersangka: Hilang Ingatan, Dicopot Gus Dur dari Menteri, Respon PKS, Kasus Tabrak Lari
Tribun Jakarta/Bahri Kurniawan
Nur Mahmudi Ismail 

Mantan Menteri

Nur Mahmudi bukanlah orang baru di jajaran pemerintahan. Sebelum jadi wali kota, dia sudah menduduki jabatan Menteri Kehutanan dan Perkebunan.

Jabatan itu dia emban sejak 23 Oktober 1999-15 Maret 2001. Saat itu Gus Dur menjabat sebagai presiden RI.

Dari lama wikipedia menyebutkan, Nur Mahmudi dicopot Gus Dur karena perbedaan visi.

Wali Kota 2 Periode

Nur Mahmudi adala wali kota Depok dua periode. Dia menjabat sebagai orang nomor satu di Depok mulai 2006 hingga 2016.

Dia maju pertama kali pada Pilkada Depok berpasangan dengan Yuyun pada tahun 2005. Keduanya baru dilantik tahun 2016 karena hasil Pilkada tersebut digugat ke Pengadilan Tinggi jawa Barat dan hasilnya memenangkan pasangan Badrul/Syihabudin.

Kasus itu kemudian dibawa ke Mahkamah Agung (MA). MA menilai bahwa putusan pengadilan tinggi telah final. KPU Depok kemudian mengajukan peninjauan kembali dan hasilnya memenangkan pasangan Nur Mahmudin/Yuyun.

Terlibat Tabrak Lari

Pada Mei 2014, mobil Pajero Sport yang ditumpangi Nur Mahmudi diberitakan menabrak seorang pemotor bernama Tasma Rosyid di Jalan Sawangan, Depok.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved