Politisi PKS Nur Mahmudi Ismail, Eks Menteri dan Wali Kota Depok Tersangka Korupsi

Jadi, di 2015 itu ada pengadaan atau pekerjaan jalan di Jalan Nangka dan yang bersangkutan kami periksa sebagai saksi. Tunggu saja perkembangannya

Politisi PKS Nur Mahmudi Ismail, Eks Menteri dan Wali Kota Depok Tersangka Korupsi
Tribun Jakarta/Bahri Kurniawan
Nur Mahmudi Ismail 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Mantan Wali Kota Depok dua periode Nur Mahmudi Ismail dan eks Sekretaris Daerah Depok Ir Harry Prihanto resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi dalam proyek pembangunan Jalan Nangka.

"Iya, mantan Wali Kota Depok (Nur Mahmudi) dan mantan Sekda Ir HP (Harry Prihanto) sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (28/8/2018).

Dari hasil penyidikan, Argo mengatakan kerugian dari dugaan tindak pidana korupsi itu mencapai Rp 10,7 miliar.

Argo mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 20 Agustus 2018.

"Saat ini belum dilakukan pemanggilan terhadap keduanya (setelah ditetapkan tersangka). Kami masih jadwalkan. Nanti saya informasikan lebih lanjut," sebutnya.

Nur Mahmudi Ismail adalah politisi PKS yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan.

Sebelumnya polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap Mahmudi, Kamis (19/4/2018).

"Jadi, di 2015 itu ada pengadaan atau pekerjaan jalan di Jalan Nangka dan yang bersangkutan kami periksa sebagai saksi. Tunggu saja perkembangannya seperti apa," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/4/2018).

Argo mengatakan, penyidik Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok telah memeriksa saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Jalan Nangka, Depok.

"Jadi, di 2015 itu ada pengadaan atau pekerjaan jalan di Jalan Nangka dan yang bersangkutan kami periksa sebagai saksi. Tunggu saja perkembangannya seperti apa," ujar Argo.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved