Selasa, 14 April 2026

BATAM TERKINI

Gelar Business Gathering, BP Batam Promosikan Sektor Unggulan BP Batam

"Kita punya potensi bandara dengan landasan terpanjang dan dekat sekali dengan pelabuhan laut. Jadi sangat memudahkan hubungan

Penulis: Dewi Haryati |
TRIBUNBATAM/ISTIMEWA
Penandatanganan kerjasama Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dengan Kepala Bekraf, Triawan Munaf tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelenggarakan Bussiness Gathering dengan tema "Batam Connecting Asia Pasific, Better Business Opportunities" di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Pada kesempatan itu, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, ada tiga hal yang menjadi fokus BP Batam dalam upaya membangun Batam kedepan. Satu di antaranya menjadikan Batam sebagai pusat perdagangan dan logistik.

"Kita punya potensi bandara dengan landasan terpanjang dan dekat sekali dengan pelabuhan laut. Jadi sangat memudahkan hubungan antara bandara dan laut," kata Lukita dalam rilis yang diterima Tribun.

Kedua, sektor pariwisata. Menurutnya, potensi Batam sangat besar untuk menciptakan berbagai destinasi wisata.

"Batam adalah pintu gerbang ketiga wisata. Kita ingin meningkatkan bukan hanya wisatawan mancanegara tapi juga ingin turis domestik yang nantinya juga punya opsi untuk datang ke Batam, potensi itu akan kita dorong lagi," ujarnya.

Terakhir, sektor perawatan dan perbaikan pesawat atau MRO. Lukita mengatakan, Batam memiliki potensi bandara yang besar. Di sana terdapat fasilitas perawatan armada pesawat terbesar. Bahkan bisa jadi satu terbesar di Asia, yakni MRO Lion Air.

"Ada yang masih maintenance di luar, kami ingin semua itu dilakukan di Batam. Batam bagaimana pun lokasinya strategis dan dari sisi biaya baik biaya tanah maupun biaya yg lain juga relatif lebih murah jadi itulah yang kita ingin tawarkan," kata mantan Sekretaris Menko Perekonomian itu.

Baca: Kasus Korupsi Pelabuhan Dompak, Jaksa Tunggu Berkas Penyidikan Polres Tanjungpinang

Baca: Hasil Babak I Persija Jakarta vs Selangor FA. 5 Menit 2 Gol, Skor Imbang 1-1

Baca: Nicholas Sean, Putra Ahok : Buat Papa Mau yang Terbaik Aja

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir mengharapkan BP Batam dapat menemukan mitra yang dapat bekerjasama secara maksimal untuk mengembangkan Batam.

"Identifikasi negara mana, perusahaan apa itu jauh lebih penting dari sekedar presentasi," ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi panel menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Hari Santosa Sungkari, Staf Ahli Kemenko Perekonomian RI, Edy Putra Irawandi, Staf Khusus Kementerian Perindustrian RI, Sanny Iskandar.

Selain itu Deputi bidang Perencanaan dan Pengembangan BP Batam, Yusmar Anggadinata, Direktur PT Caterpillar Indonesia, Timothy Lee Young, PT Kinema Systrans Multimedia, Ryan Willi Asthra.

Hadir sejumlah tamu undangan Duta Besar Iran, Dubes Myanmar, Dubes Yaman, Dan Dubes Panama, delegasi negara sahabat serta sejumlah asosiasi asing, perbankan, firma hukum dan perusahaan.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan BP Batam juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kepala Bekraf, Triawan Munaf tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Triawan menilai Batam sangat potensial dalam pengembangan produk kemasan. Lantaran banyak produk kulinernya.

Hal ini sekaligus bentuk dukungan dan pemberian fasilitas dari pemerintah bagi pelaku UMKM di Batam yang ingin menjangkau pasar luar.

“MoU ini sangat penting karena sebagai upaya mendorong ekspor maupun wisata. Kita tahu Badan Ekonomi Kreatif berada paling depan selain Kemenpar, nah kami di Batam betul-betul ingin meningkatkan kapasitas ekonomi kreatif yang ada di Batam," kata Lukita lagi. (*/wie)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved