Batal Ceramah di Jawa Karena Intimidasi, Ustaz Abdul Somad Ceramah di Sulawesi, Naik Helikopter

Di akun instagram @ustadzabdulsomad, terlihat sejumlah foto ribuan jemaah di Sulawesi memadati kegiatan ceramah Ustadz Abdul Somad

Batal Ceramah di Jawa Karena Intimidasi, Ustaz Abdul Somad Ceramah di Sulawesi, Naik Helikopter
INSTAGRAM
ustadz abdul somad 

"Saya melihat seolah-seolah selama ini anggota MPR, DPR, politisi, politikis mereka sepertinya cakar-cakaran, berkelahi, tetapi ternyata ketika bertemu langsung, MasyaAllah, tidak lagi berasal dari partai yang mana, golongan yang mana, semuanya seperti saudara, karena kita dipersatukan merah putih," katanya.

Ia berkisah, ketika sampai di Gedung MPR DPR, ia disambut oleh anggota DPR RI, John Erizal.

"Ustaz Somad, ini adalah kantor ustaz," kata Ustaz Abdul Somad menirukan ucapan anggota DPR RI asal Riau itu.

"MasyaAllah belum pernah kemari tiba-tiba ke Jakarta dapat kantor," ujar Ustaz Abdul Somad.

Ketua MPR RI, DR Zulkifli Hasan memberi penjalasan bahwa makna dari kantor Majelis Permusyawaratan Rakyat adalah milik rakyat Indonesia.

Pada ceramah yang dihadiri pimpinan MPR RI seperti Zulkifli hasan, Oesman Sapta, Muhaimin Iskandar, Mahyudin dan Ahmad Basarah  ia mengisahkan fitnah yang ia rasakan.

"Saya ingat beberapa bulan lalu saya difitnah anti kebhinekaan, anti NKRI, Alhamdulillah saya tidak memviralkan, sehari setelah itu viral ketika saya menyanyikan lagu Indonesia Raya, menggerek bendera, memasangkan bendera di dinding sekolah tertinggal di kampung pedalaman di Provinsi Riau,

Maka orang-orang yang memfitnah ini sesungguhnya mereka tidak punya paket 2 giga.

Tonton itu banyak-banyak youtube, bagaimana kami menyanyikan lagu Indonesia raya sampai ke pedalaman,

bagaimana hebatnya negeri ini, bagaimana orang yang di dalam sana tidak dapat melihat internet, tapi kita sampaikan ini negeri kita,

ini bendera sudah lapuk harus diganti, kalian harus menyanyikan lagu kebangsaan, karena kita bukan lagi krisis kelaparan karena sudah kenyang, tetapi krisis cinta tanah air,'

Ia mengungkapkan sebuah kehormatan baginya diundang oleh MPR.

"Merupakan kehormatan yang luar biasa, saya diundang di hadapan pimpinan MPR, para anggota legislatif, di hadapan masyarakat, di hadapan saudara seakidah, sebangsa se-tanah air, maka ini kebahagian yang luar biasa," ujarnya.

"Tidak di-setting, tidak dibuat-buat, tidak direncanakan, setiap datang tuduhan bertubi-tubi, dua hari setelah itu pasti Allah menggantinya dengan ganti yang luar biasa," lanjutnya.

Ia mengungkapkan dirinya kerap mendapat hadangan ketika hendak menggelar ceramah atau tausiyah.

Namun ada saja hal-hal yang ditunjukkan Allah kepada dirinya.

"Dulu saya dituduh anti NKRI, sehari setelah itu langsung diundang Mabes TNI. Viral saya dituduh tidak termasuk dalam 200 ustaz

yang direkomendasi, sehari setelah itu langsung diundang oleh Hakim Agung. Padahal saya tidak pernah minta undang, diam-diam saya SMS/WA tidak ada," 

"Begitu juga dengan ini, terjadi penolakan tausiyah saya di satu tempat, tidak boleh disebut namanya, menjaga kode etik

jurnalistik. Lalu saya diundang hari ini dan saya memang menunggu momen foto-foto dengan pmpinan MPR," kata Ustaz Abdul Somad.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Mengaku Diintimidasi di Jawa, Ustadz Abdul Somad Naik Helikopter Ceramah di Sulawesi
Editor: nandrson
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved