BATAM TERKINI

Dorong Sektor Pariwisata, Pebrialin Gandeng Pelaku Usaha Garap Potensi Wisata di Pulau

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan segera melakukan kegiatan Kenduri Seni Melayu (KSM) di Batam.

Dorong Sektor Pariwisata, Pebrialin Gandeng Pelaku Usaha Garap Potensi Wisata di Pulau
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Pebrialin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan segera melakukan kegiatan Kenduri Seni Melayu (KSM) di Batam. Kegiatan pariwisata yang rutin diselenggarakan di Batam ini sudang berlangsung setahun dan akan sebentar lagi akan digelar kembali.

"Tahun ini kita akan selenggarakan di awal November. Insya Allah akan diikuti beberapa negara ASEAN," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pebrialin, Minggu (23/9/2018).

Diakuinya dalam KSM ini akan diadakan pagelaran seni budaya. Sekaligus dalam rangka pelestarian seni budaya Melayu.

"Kita juga menampilkan seniman dari beberapa negara tetangga baik tari, lagu, puisi, musik dan akan ditampilkan di malam hari," ujarnya.

Pebrialin mengatakan seperti biasa, KSM akan dilangsungkan selama 3 hari 3 malam. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini akan diadakan permainan tradisional khas Melayu.

"Insya Allah seribu gasing misalnya. Ada engkrang, dan lainnya. Disamping itu juga ada demo pembuatan tanjak yang menampilkan beberapa designer. Aneka kuliner dan wirausaha," tuturnya.

Dalam KSM ini juga dilibatkan banyak UMKM. Sehingga sekaligus dapat membantu perekonomian masyarakat Kota Batam.

Baca: Soal Investor Bisnis Pariwisata, Kepala Penanaman Modal Anambas Blak-blakan. Ini Pengakuannya  

Baca: Dolar Menguat Tidak Berdampak ke Pariwisata di Bintan. Lagoi Ramai Karena Promosi Internal

Baca: Bisa Dongkrak Ekonomi Batam dari Pariwisata, Begini Tips Juara Mister Tourism

Selain Kenduri Seni Melayu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga menggandeng pelaku usaha untuk meningkatkan tempat pariwisata di area pulau, Pebrialin mengakui telah menggandeng beberapa stakeholder termasuk BUMN.

Salah satunya Temenggung Abdul Jamal di Pulau Bulang."Kalau kita anggarkan dari APBD memang gak ada. Baik APBD 2018 maupun APBD-P," ujarnya kepada Tribun, Minggu (23/9/2018).

Diakuinya ada beberapa kegiatan yang dialihkan. Dalam membangun pariwisata, kata Pebrialin, memang tidak hanya berasal dari APBD Kota Batam. Tetapi melibatkan program-program dari instansi lain.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved