BATAM TERKINI

Wakapolda Kepri Jadi Saksi di Persidangan, Yan Fitri Korban Penghinaan Maafkan Terdakwa

“Seandainya dia (terdakwa Jacobus,red) meminta maaf secara terbuka di depan ini, apakah saudara bersedia?,” tanya Taufik Nainggolan.

Wakapolda Kepri Jadi Saksi di Persidangan, Yan Fitri Korban Penghinaan Maafkan Terdakwa
TRIBUNBATAM/FILEMON HALAWA
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah saat di depan persidangan PN Batam sedang bersalaman dengan Jacobus Silaban. Hal itu dilakukan, sebagai bentuk menerima permintaan maaf Jacobus Silaban yang disarankan hakim, Senin (24/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM–Wakapolda Kepri Brigjend Pol Yan Fitri Halimansyah hadir dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam sebagai saksi dengan terdakwa Jaobus Silaban dalam perkara Informasi dan Transaksi Elektronik, Senin (24/9/2018).

Kedatangan Yan Fitri menyita perhatian pegunjung PN Batam. Yan Fitri Halimansyah datang tidak mengenakan pakaian dinas. Dia mengenakan kemeja abu-abu dengan celana hitam.

Di ruang sidang Soebekti, persidangan dipimpin Reni Pitua Ambarita, dan dua anggota Majelis Hakim masing-masing Taufik Nainggolan dan Egi Novita. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsul Sitinjak. Sedangkan terdakwa Jacobus didampingi penasihat hukum (PH) Thamrin Pasaribu.

Sebelum diambil kesaksian Yan Fitri, majelis hakim mempertanyakan kesediaan kapasitas. Setelah bersedia, majelis hakim menanyakan seputar kesaksiannya sebagai korban pada dugaan penghinaan itu.

Taufik Nainggolan yang meminta kesaksian Yan Fitri menanyakan kesediaannya menerima permintaan maaf terdakwa.

“Seandainya dia (terdakwa Jacobus,red) meminta maaf secara terbuka di depan ini, apakah saudara bersedia?,” tanya Taufik Nainggolan.

“Ya bersedia yang mulia,” jawab Yan Fitri kembali.

Kendati setelah itu, Taufik Nainggolan kembali menanyakan kesediaan terdakwa Jacobus apakah mau meminta maaf secara terbuka atau tidak.

“Apakah saudara mau meminta maaf kepada saksi sebagai korban?,” tanya Taufik lagi.

Oleh Jacobus bersedia meminta maaf. Sebelum minta maaf, ia menyampaikan beberapa hal. Di antaranya, bahwa kata-kata yang dikirim di grup WhatsApp beberapa waktu yang menghantarkannya dirinya di kursi pesakitan, mengatakan kalau ia tidak berniat sama sekali menghina Yan Fitri.

Halaman
123
Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved