10 Fakta Laka Maut di Kawasan Pelita, Mulai dari Korban Tewas Tertimpa Velg Hingga Kasus Di SP3

Kejadian kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Pelita Batam menarik perhatian warga Batam.

10 Fakta Laka Maut di Kawasan Pelita, Mulai dari Korban Tewas Tertimpa Velg Hingga Kasus Di SP3
TRIBUNBATAM.id/DEWANGGA RUDI SERPARA
Kondisi mobil yang ditumpangi 6 korban lakalantas di dekat underpass Pelita, Sabtu (29/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Kejadian kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Pelita Batam menarik perhatian warga Batam.

Kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan lima orang dan menyebabkan satu orang kritis akhirnya dinyatakan SP3 alias diberhentikan.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati SIK usai melakukan gelar perkara di Polresta Barelang mengatakan, SP3 dilakukan, karena orang yang membawa mobil atas nama Eko Saputra Lubis meninggal dalam kecelakaan ini.

"Kalau kita dari lantas dari hasil perkara sudah jelas, kita SP3 kan, karena yang membawa kendaraan ikut meninggal dunia," sebut Putu.

Berikut 10 fakta yang dirangkum Tribunbatam.id.

1. Mobil melaju kencang,  ban kiri depan pecah. Mobil terbalik menghantam pohon

Mobil Toyoya Avanza Hitam BP 1710 GG yang diketahui dikendarai oleh Eko Putra Lubis merupakan mobil rental. Saat kejadian, mobil melaju kencang dan sempat pecah ban kemudian terbalik di kawasan Pelita.

2. Para korban tewas karena tertimpa velg

Saat kejadian, ada 12 velg didalam mobil tersebut. Kuat dugaan, para korban tewas karena hantaman velg ketika mobil terguling dalam kecelakaan tersebut.

3. Lima meninggal, satu kritis. Dua diantaranya kakak beradik.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved