KASUS PLAT BAJA DOMPAK

Jika Mangkir, Polda Kepri Akan Panggil Paksa Kadis PU Kepri

Polisi Daerah (Polda) Kepri melalui Ditreskrimum akan memanggil paksa Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kepri Abu Bakar

Jika Mangkir, Polda Kepri Akan Panggil Paksa Kadis PU Kepri
TRIBUNBATAM/GANJAR WITRIANA
Grafis Terkait Plat Baja Jembatan Dompak 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi Daerah (Polda) Kepri melalui Ditreskrimum akan memanggil paksa Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kepri Abu Bakar bila masih selalu mangkir untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus raibnya plat besi baja sisa pembangunan jembatan Dompak.

Hal itu disampaikan Dir Krimum Polda Kepri, Kombes Pol Hernowo, Senin (01/10/2018) menanggapi mangkirnya kadis PU tersebut memenuhi panggilan kedua yang dijadwalkan berlangsung Senin (01/10).

Baca: Hilangnya Plat Baja, Kepala Dinas PU Mangkir Panggilan Polda Kepri, Ini Alasannya

Baca: Soal Raibnya Plat Baja di Dompak, Gubernur Kepri Minta Pejabat Tak Mangkir saat Dipanggil Penyidik

Baca: Kepala Dinas PU Pemprov Kepri Dipanggil Polda: Setelah Ditkrimsus, Ditkrimum Jadwalkan Senin Depan

Ia menyampaikan bahwa dalam surat pemanggilan kedua, Kadis masih berhalangan datang. Sebelumnya pada Jumat Abu Bakar dijadwalkan dipanggil untuk memberikan keterangan di Polda Kepri, namun di Dirkrimsus.

"Jumat kemarin sudah kita kirimkan surat pemanggilan kedua. Tapi masih berhalangan, laporan anggota dari stafnya sedang dipanggil Gubernur," katanya sedikit kesal, Senin (01/10/2018).

Disampaikanya, Abu Bakar berjanji akan memenuhi panggilan polisi pada Rabu (03/10/2018) mendatang.

"Anggota sudah laporan, Kadis janji Rabu ini akan datang. Kalau tak datang lagi polisi punya kewenangan untuk pemanggilan paksa, jika alasan tidak masuk akal," tegasnya.

Ia pun meminta kepada Kadis PU Kepri, Abu Bakar untuk lebih kooperatif dan saling bekerjasama dalam kasus tersebut.

"Kita minta kerjasamanya lah. Laporan ini juga yang buat kan PU. Kenapa terkesan susah kali dimintai keterangan sebagai saksi. Kita minta lebih koperatif lah," ucapnya.

Kasus plat baja mencuat setelah DPRD Kepri menggelar rapat dengar pendapat dengan pihak Dinas PU. Ratusan plat baja diketahui raib dari tempatnya yang kemudian memunculkan beragam fakta.

Polisi masih mengusut pihak-pihak yang dianggap berkaitan dengan hilangnya plat baja bernilai miliaran rupiah itu. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved