Pengurus AJI Tanjungpinang Audiensi dengan Wali Kota Syahrul dan Wawako Rahma
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang bertandang ke Kantor Wali Kota Tanjungpinang di Senggarang
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang bertandang (audiensi) ke Kantor Wali Kota Tanjungpinang di Senggarang, Senin (1/10/2018) pagi.
Rombongan AJI Tanjungpinang ini hadir lengkap dalam rapat yang dipimpin Jailani sebagai ketua, M Ikhwan sebagai Bendahara, Sutana sebagai sekretaris dan anggota lainnya.
Jailani mengatakan kedatangan rombongan AJI Kota Tanjungpinang bertujuan untuk berkoordinasi tentang kegiatan Ngobrol Pagi Bareng AJI, sebuah kegiatan rutin yang selalu digelar selama beberapa tahun terakhir.
Baca: LOKER BATAM HARI INI - Lowongan Kerja Terbaru di Batam. SImak 5 Info Loker Terbaru Hari Ini
Baca: Dari 53.852 Pelamar Sudah 9.785 Diverifikasi, Simak Trik Lancar Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id
Baca: INFO GEMPA HARI INI - Setelah Blitar, Lombok Diguncang Gempa 3,2 SR Senin Pagi Jam 09.25 WIB
"Kami mengangkat tema Implementasi visi dan Misi Pemimpin Baru Tanjungpinang," kata Andre Meidiansyah, ketua divisi pendidikan dan usaha.
Andre menjelaskan, tema ini sengaja dipilih untuk mensosialisasikan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang.
Karena itu kedua pemimpin kota Tanjungpinang diundang untuk menjelaskan visi dan misi mereka.
Selain keduanya, tim sukses, akademisi dan pemerintah provinsi Kepri akan diundang juga dalam ngobrol pagi tersebut.
Rangkaian kegiatan ngobrol pagi itu disiarkan secara on air di RRI Tanjungpinang.
"Jadi kegiatan-kegiatan AJI tidak menggunakan APBD," kata Charles Sitompul, ketua divisi hukum.
Rombongan AJI disambut oleh wali kota Tanjungpinang H Syahrul dan wakilnya Rahma. Syahrul sendiri memastikan akan menerima usulan AJI tersebut.
"Sebenarnya kita sudah baca visi dan misi kita di DPRD Tanjungpinang. Nanti kita akan umumkan lagi di kelurahan-kelurahan," kata Syahrul.
Wali kota Tanjungpinang ini mengusulkan agar dialog interaktif dengan masyarakat itu diberi waktu yang cukup banyak.
Orang-orang yang mengajukan pertanyaan pun harus disortir supaya tidak dimonopoli oleh orang-orang yang sama saja.
"Kadang-kadang dalam dialog interaktif, orang-orang itu saja yang ajukan pertanyaan. Sekitar 80 persen orang itu saja dan 20 persen oran baru. Coba itu dibatasi," ujar Syahrul.
Sedangkan Rahma sendiri langsung menaruh simpati kepada organisasi independen ini. Dia mengaku langsung tertarik pada spiritualitas AJI.
"Kalau kegiatannya tidak gunakan APBD, maka saya lebih suka AJI lah," celetuk Rahma.
Wanita ini kemudian mengajak seluruh jurnalis untuk memberi kontribusi yang baik kepada daerah dengan menyajikan berita yang berimbang. Dia tidak anti dikritik tetapi berharap supaya seluruh berita itu disajikan secara berimbang. (tom)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pertemuan-pengurus-aji-tanjungpinang-dengan-wali-kota-syahrul_20181001_112509.jpg)