Rizky dan Rocky, Dua Terdakwa Penyelundupan 1,3 Ton Ganja Divonis Mati. Ini Alasan Hakim

"Hal yang meringankan tidak ada, terdakwa divonis hukuman mati," kata Hakim Ketua Agus Setiawan, di ruang sidang Soerjono, PN Jakarta

Rizky dan Rocky, Dua Terdakwa Penyelundupan 1,3 Ton Ganja Divonis Mati. Ini Alasan Hakim
RIMA WAHYUNINGRUM
Terdakwa Rocky dan Riszky divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Selasa (2/10/2018) karena terbukti dalam kasus penyelundupan 1,3 ton ganja dari Aceh ke Jakarta. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat memvonis mati dua dari enam terdakwa penyelundupan 1,3 ton ganja yakni Rizky Albar (29) dan Rocky Siahaan (37).

Vonis dijatuhkan terhadap masing-masing terdakwa dalam sidang berbeda yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (2/10/2018).

Vonis tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Baca: Berbekal Percaya Diri, dan Berani, Anna Kini Raih Omzet Puluhan Juta dari Usaha Salon Rumahan

Baca: Polisi Cek Rumah Sakit, Tak Temukan Pasien Nama Ratna Sarumpaet

Baca: Perda Parkir 2018 - Sukaryo: Jika Helm Hilang Dalam Kawasan Parkir, Jadi Tanggungjawab Pengelola

"Hal yang meringankan tidak ada, terdakwa divonis hukuman mati," kata Hakim Ketua Agus Setiawan, di ruang sidang Soerjono, PN Jakarta Barat, Selasa.

Rizky dinilai terbukti sebagai tangan kanan bandar bernama Iwan (DPO), yang mengirim ganja tersebut dari Aceh ke Jakarta dan membeli mobil boks untuk pengangkutannya.

Agus menyebut, beberapa hal yang memberatkan yaitu tidak ada alasan pemaaf atau pembenar dan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam melawan narkoba.

Selain itu, terdakwa terbukti telah berulang kali melakukan penjualan ganja dalam jumlah besar.

Pada kesempatan berbeda, Hakim Ketua Avrits memberikan vonis hukuman mati kepada terdakwa Rocky yang menjalani sidang di ruang Wirjono Prodjodikoro.

Rocky yang terbukti sebagai perekrut pelaku yang mengedarkan ganja dari Aceh ke Jakarta hanya tertunduk selama sidang berlangsung.

Adapun orang-orang yang direkrut adalah terdakwa Frengky Alexandro Siburian (31), Yohanes Cristian Natal (31), Ade Susilo (29).

Halaman
12
Tags
ganja
mati
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved