Terima 4 Laporan Sebut Kasus Penganiayaan Ratna Sarumpaet Hoax, Polri Diminta Tangkap Penyebarnya

Akhirnya Polri memberikan keterangan resmi terkait kabar dugaan penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet yang viral akhir-akhir ini.

Terima 4 Laporan Sebut Kasus Penganiayaan Ratna Sarumpaet Hoax, Polri Diminta Tangkap Penyebarnya
Kompas.com/Sherly Puspita
Polisi memberi keterangan pers soal dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Keterangan pers diberikan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).) 

TRIBUNBATAM.id - Akhirnya Polri memberikan keterangan resmi terkait kabar dugaan penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet yang viral akhir-akhir ini. 

Keterangan soal kasus dugaan penganiayaan Ratna Sarumpaet itu disampaikan polisi dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, polisi menerima empat laporan dari masyarakat yang menduga pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpart hanya hoaks.

Para pelapor meminta polisi untuk membuat jelas duduk kasus itu.

Baca: Tanggal 21 September Ratna Sarumpaet Terekam CCTV Kunjungi Sebuah RS Kecantikan

Baca: Bikin Heboh Soal Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Mahfud MD Minta Fadli Zon Tanggungjawab

Baca: Ratna Sarumpaet Diduga Ada di Rumah Sakit Bina Estetika pada 21 September, Ini Kata Polisi

Baca: Soal Lebam Muka Ratna Sarumpaet, Tompi Sebut Seperti Bekas Operasi Plastik. Ini Penjelasannya

"Jadi ada tiga laporan yang kami terima di Polda Metro Jaya dan ada satu di Bareskrim Polri," kata Nico di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

Nico mengatakan, dalam laporannya, pelapor menuntut dua hal kepada kepolisian.

Pertama pelapor menuntut polisi melakukan penyelidikan apakah benar kejadian pengeroyokan terhadap Ratna itu.

Kedua, pelapor meminta polisi menangkap pihak-pihak yang menyebarkan informasi itu jika menurut hasil penyelidikan polisi kasus tersebut dinyatakan hoaks.

Meski demikian, lanjut Nico, hingga kini polisi tak menerima laporan polisi mengenai tindak dugaan pengeroyokan tersebut dari pihak Ratna sebagai korban.

Kabar dugaan penganiayaan Ratna semakin santer seiring tersebarnya foto Ratna dengan wajah lebam.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved