Harga Cabai Naik Lagi, Pedagang Pasar Barek Kijang Kena Protes Emak-emak

pembeli makin kritis, suka protes kalau harga komoditas naik."Banyak emak emak pada suka protes, kok naik terus sih,"katanya.

Harga Cabai Naik Lagi, Pedagang Pasar Barek Kijang Kena Protes Emak-emak
TRIBUNBATAM.id/AMIN
Suasana pasar Barek Motor Kijang, Kamis (3/9/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Harga cabai melonjak berlipat lipat sepekan ini. Sebelumnya, cabai dijual Rp 32.000 - Rp 35.000 per Kg, sekarang sudah dijual Rp 45.000 per Kg.

Bahkan ada yang tembus Rp 50.000 per Kg.

Seorang pedagang di Pasar Barek Motor, Mustafa mengatakan, harga cabai selalu mengalami perubahan. "Sekarang sudah Rp 45 rebu sampai Rp 50 rebu malah,"kata Mustafa, Kamis (4/10/2018).

Ia mengatakan, tidak tahu pasti mengapa cabai bisa naik signifikan. Kemungkinan karena terpengaruh kenaikan mata uang dollar AS terhadap rupiah.

"Gara gara dollar naik mungkin," katanya.

Sementara pedagang lainnya mengatakan mereka hanya mengikuti harga dari agen tempat mengambil barang. "kalau dari sana naik, ya ikut naik, kalau turun ya turun,"kata diantaranya.

Namun, kenaikan cabai sejauh ini belum mempengaruhi daya beli. Hanya saja, dalam situasi saat ini, pembeli makin kritis, suka protes kalau harga komoditas naik.

"Banyak emak emak pada suka protes, kok naik terus sih,"katanya.

Sejauh yang dihimpun di pasar, tidak semua komoditas naik. Harga sayur mayur relatif masih normal. Harga daging ayam malah turun dari Rp 42.000 per Kg sekarang sudah kembali ke angka normalnya.

"Kurang tau juga harganya turun kenapa, mungkin disana lagi kekurangan,"kata santi, seorang pedagang ayam.

Penulis: Aminnudin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved