BATAM TERKINI

Pengelola Parkir Belum Terapkan Aturan Drop Off, Sebut Omset Hilang Sebanyak 40 Persen

Ketua Asosiasi Pengelola Parkir Seluruh Indonesia, Muhammad Fauzan mengaku belum menerapkan aturan parkir drop off selama 15 menit.

Pengelola Parkir Belum Terapkan Aturan Drop Off, Sebut Omset Hilang Sebanyak 40 Persen
TRIBUNBATAM.id/Argi
Parkir di Mega Mall 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketua Asosiasi Pengelola Parkir Seluruh Indonesia, Muhammad Fauzan mengaku belum menerapkan aturan parkir drop off selama 15 menit yang tertuang dalam Perda Nomor 3 Tahun 2018.

Dirinya juga sekaligus pengelola parkir di Mega Mall Batam Center akan membahas aturan tersebut kepada pengelola parkir lainnya sekaligus pemilik gedung.

Memang, kata Fauzan, sejauh ini sudah ada sosialisasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam terkait aturan tersebut. Sosialisasi tersebut diberikan per 1 Oktober 2018 lalu. Isinya meminta pengelola parkir untuk segera menjalankan aturan drop off ini.

"Aturan drop off ini juga baru saja dikeluarkan. Kita akan bahas dengan pemilik gedung dan teman-teman pengelola lain," tuturnya, Kamis (4/10/2018).

Perihal aturan ini juga, pihaknya akan tetap mengikuti aturan ketentuan yang berlaku. Walaupun dari hasil perhitungan, 40 persen dari total omset bakalan hilang, jika drop off 15 menit tersebut mulai dilaksanakan.

"Kami tetap tunduk pada aturan. Tapi untuk dateline belum ada, yang pasti tetap dijalankan,"kata Fauzan.

Sama halnya dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan dan Retribusi Parkir Kota Batam, Pasal 12 ayat F yang berbunyi mengganti kerugian kehilangan dan kerusakan kendaraan yang diparkir sesuai ketentuan perundang-undangan. Bahkan Fauzan mengakui tidak pernah sama sekali mengetahui perda tersebut.

"Ada ya perdanya? Kita belum pernah dengar tuh. Mungkin bukan saya yang ikut rapat pada saat itu," katanya.

Ia menambahkan diluar ada atau tidak perda tersebut, apabila ada kerusakan atau kehilangan kendaraan pastilah menjadi tanggungjawab pengelola parkir. Untungnya beberapa waktu terakhir tidak ada yang mengalami kondisi apes tersebut.

"Sejauh ini kita tidak ada keberatan terhadap Perda tersebut. Yang namanya perda, pelaku bisnis harus tunduk. Segala peralatan kendaraan hilang ataupun rusak termasuk tanggungjawab kita," tegasnya.

Serupa halnya dengan ngelola parkir Bandara parkir Bandara Internasional Hang Nadim, Arif Rahman. Ia juga mengaku belum bisa memberikan komentar banyak seputar aturan drop off ini. Pihaknya sudah melaporkan ke atasannya di Jakarta terkait adanya aturan gratis parkir 15 menit ini.

"Kita di Batam hanya cabang pelaksana operasional saja, sehingga terkait kebijakan kita harus tunggu jawaban dari atasan di Jakarta," ujar Arif.

Arif menambahkan dirinya belum bisa memastikan kapan mulai dilaksanakan aturan drop off ini mengingat belum ada jawaban dari pimpinan Perusahaan PT. Adhil Parking di pusat.

"Kami masih menunggu jawaban dari pusat. Seperti apa mekanismenya kita sampaikan," katanya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved