Cristiano Ronaldo Dituduh Memperkosa. Video Dugem Bersama Wanita yang Menuduhnya Beredar
Pihak Juventus menanggapi kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Cristiano Ronaldo yang saat ini bergulir di media
TRIBUNBATAM.id - Pihak Juventus menanggapi kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Cristiano Ronaldo yang saat ini bergulir di media. Klub kota Turin mendukung pemain bintangnya tersebut.
Cristiano Ronaldo ditetapkan untuk Juventus kembali akhir pekan ini di tengah tuduhan pemerkosaan, demikian konfirmasi bos Massimiliano Allegri
Allegri telah mengkonfirmasi dia akan mengambil bagian dalam bentrokan besok malam di Udinese.
"Saya sudah mengenal Cristiano selama tiga bulan dan selama 15 tahun terakhir dalam karirnya.
"Dia siap untuk kembali beraksi besok."
Ronaldo telah dituduh memperkosa Kathryn Mayorga di sebuah hotel Las Vegas, dengan Juve memposting pernyataan kontroversial Twitter kemarin.
Meskipun reaksi besar, Juventus mengatakan: "@Cristiano Ronaldo telah menunjukkan dalam beberapa bulan terakhir profesionalisme-Nya yang besar dan dedikasi, yang dihargai oleh semua orang di Juventus.
"Jangan mengubah pendapat ini?"
Ronaldo juga, meski para fans tertinggal.
Sementara itu, mantan bintang Manchester United telah berusaha untuk membersihkan namanya, mengatakan: "Saya dengan tegas menolak tuduhan yang dikeluarkan terhadap saya.
Sang megabintang tegas membantah kabar dirinya melakukan pemerkosaan terhadap Kathryn Mayorga.
"Saya membantah dengan tegas tuduhan yang dituduhkan terhadap saya. Pemerkosaan adalah kejahatan keji yang bertentangan dengan segala seusatu yang saya percayai. Karena saya ingin membersihkan nama saya, saya menolak untuk memberi makan media yang dibuat oleh orang-orang yang memanfaatkan nama saya," ujarnya.
"Kesadaran saya membuat saya siap menunggu dengan tenang hasil dari semua penyidikan," tulisnya lagi.
Laman The Suns menyiarkan video eksklusif malam di mana Ronaldo menghabiskan malam bersama Kathryn Mayorga.

Cristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga di klub malam Las Vegas tahun 2009
Pasangan itu bertemu di klub malam Rain di Palms, tempat Ronaldo menginap.
Sejumlah foto yang beredar menunjukkan saayt Ronaldo bersama Mayorga di klub.
Dalam satu momen intim, ia menjepit tangannya sambil berbisik ke telinganya.
Menurut dokumen yang diajukan di Pengadilan Distrik Clark pada hari Jumat, pemain sepakbola, mengundang Mayorga dan seorang teman ke penthouse suite-nya 'untuk menikmati pemandangan Las Vegas Strip.
Mayorga mengklaim, dia menolak untuk masuk ke bak mandi panasnya karena dia tidak ingin merusak bajunya.
Lalu, Ronaldo menawarkannya celana pendek olahraga dan T-shirt dan mengarahkannya ke kamar mandi.
Dokumen pengadilan menyatakan, Ronaldo masuk kamar mandi dan kemudian memaksa Mayorga untuk berhubungan seks.
Menurut pengakuan Mayorga di pengadilan, dia ingin meninggalkan suite, namun Ronaldo kemudian menariknya ke kamar.
Wanita itu menolak dan menutupi dirinya dari upaya pemerkosaan, namun ia akhirnya diperkosa oleh mantan pemain Real Madrid tersebut.
Dokumen pengadilan juga menyebutkan Ronaldo meninggalkan kamar setelah melakukan serangan itu dan 'menyatakan ‘dia menyesal, dia seorang gentleman'.
Secara terpisah, dalam wawancara dengan Der Spiegel, Mayorga mengatakan bahwa Ronaldo 99 persen orang baik, namun dikecewakan oleh 1 persen”.
Dokumen pengadilan juga menyebutkan pernyataan Ronaldo bahwa pasangan itu berhubungan seks tetapi hal itu atas dasar suka sama suka.
Hampir Bunuh Diri

Ronaldo dan Mayorga
Mayorga melaporkan kejadian itu ke polisi Las Vegas hari itu juga dan mendatangi rumah sakit untuk melakukan visom.
Mayorga kemudian menyewa seorang pengacara dan pada tahun 2010 dinegosiasikan penyelesaian sebesar US330 ribu di luar pengadilan.
Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Mayorga setuju untuk tidak pernah mengumumkan tuduhannya kepada publik.
Tapi Mayorga mengaku menyepakati perjanjian, ia takut pembalasan dari Ronaldo dan dipermalukan di depan umum sebagai korban kekerasan seksual.
Menurut Mayorga melalui pengacaranya, beban psikologis setelah itu sangat berat, bahkan kliennya sempat ingin bunuh diri.
Dirinya berani menggugat setelah gerakan #MeToo untuk mendorong wanita mengungkapkan pelecehan yang mereka alami.
Mayorga kembali dengan gugatan yang bisa mencapai jutaan dolar.
Pengacara Ronaldo menyatakan akan menuntut majalah Der Spiegel asal Jerman yang pertama kali memberitakan pengakuan Mayorga.
Menurut pengacara Ronaldo, berita tersebut adalah ilegal dan “melanggar hak-hak pribadi klien kami dengan cara yang sangat serius”.
Bagaimana ujung perseteruan Ronaldo dengan Mayorga? Tunggu saja. (Daily Mail/ The Sun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/cristiano-ronaldo_20181003_233209.jpg)