Sabtu, 25 April 2026

Respons soal Ratna Sarumpaet, Keluarga Korban Sesalkan Pihak yang Manfaatkan Musibah KM Sinar Bangun

Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun memohon kepada Kejari Simalungun untuk segera mengungkap kejanggalan

screengrab/KompasTV
Keluarga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba menggelar ritual tabur bunga. 

TRIBUNBATAM.id - Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun memohon kepada Kejari Simalungun untuk segera mengungkap kejanggalan biaya penanggulangan korban dari Pemkab Simalungun sebesar Rp 5 miliar.

Seorang keluarga korban Zulkarnaen Aritonang yang kehilangan abang ipar bernama Uut, Kakak Ipar Sri, dan seorang keponakannya yang masih kecil.

Zulkarnaen menyayangkan jika tragedi KM Sinar Bangun menjadi momentum untuk mennggelontorkan anggaran miliaran rupiah.

Apalagi, sebenarnya banyak sekali bantuan yang datang dari pemerintah daerah lain dan intuisi Polri dan TNI.

"Sangat kita sayangkan jika Pemkab memanfaatkan ini menjadi momentum untuk menggelontorkan anggaran yang besar, dan apalagi peruntukannya tidak benar," kata Zul saat ditemui di kediamannya di Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (5/10/2018).

Zulkarnaen juga mengharapkan Kejari cepat mengungkapkan penghamburan uang tersebut.

Diketahui, Kejari Simalungun telah memanggil Bendahara Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Juliater Damanik. Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai wilayah yang menjadi posko utama menggelontorkan anggaran Rp 5 miliar. Namun, angka tersebut mendapatkan sorotan dari Kejaksaan Negeri Simalungun.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Simalungun Rendra Yoki Pardede mengungkapkan telah memanggil terkait Daftar Rincian Pengeluaran Pada Penanggulangan Korban KM Sinar Bangun Di Pelabuhan Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.

Selain tentang anggaran tersebut, Zulkarnaen juga menyayangkan tentang pemberitaan bahwa tidak tersalurnya bantuan dari Ratna Sarumpaet. Namun, menurutnya, keluarga tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

"Sebenarnya kalau kami ingat itu lagi, seperti membuka lagi luka lama. Bahkan, mertua saya saja selalu sedih kalau dengar-dengar itu,"katanya.

Zulkarnaen juga mengatakan hingga saat ini tidak ada bantuan yang diterima mertuanya dari Ratna Sarumpaet. Ia mengharapkan kejadian seperti ini jangan kerap dijadikan momentum.

"Kalau soal itu, jujur tega sekali. Tapi kami enggak itu (uang bantuan) yang diharapakan," pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Keluarga Menyesalkan Pihak yang Memanfaatkan Musibah KM Sinar Bangun, Respons soal Ratna Sarumpaet, http://medan.tribunnews.com/2018/10/05/keluarga-menyesalkan-pihak-yang-memanfaatkan-musibah-km-sinar-bangun-respons-soal-ratna-sarumpaet.
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved