BATAM TERKINI

Selalu Incar Gudang, Begini Cara Komplotan Spesialis Pembobol Ruko Ini Beraksi

Polsek Sagulung, terus mengembangkan kasus spesialis pembobol ruko di Sagulung yang diamankan, Jumat (28/9/2010) lalu.

Selalu Incar Gudang, Begini Cara Komplotan Spesialis Pembobol Ruko Ini Beraksi
TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN
Komplotan Pembobol Ruko diamankan Polisi 

TRIBUNBATAM,id. BATAM - Polsek Sagulung, terus mengembangkan kasus spesialis pembobol ruko di Sagulung yang diamankan, Jumat (28/9/2010) lalu.

Lima orang tersangka diamankan, tiga di antaranya masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kelima pelaku yang diamankan oleh Polsek Sagulung yakni Adi (35), Zaeni (28), M.Rizky lubis (24), Suberman (48) dan Awal Rahamadan (25).

Sementara tiga lainnya yakni AG, DN dan SY, masih diburu polisi.

"Kita masih terus lacak keberadaan pelaku, identitas kita sudah kantongi, namun tempatnya masih berpindah pindah," kata Kapolsek Saguling Akp Yuda Surya, Jumat (5/10/2010).

Baca: Korban Penganiayaan Diduga Miliki Kelainan Seks. Polisi Temukan Ini Saat Geledah Kamar Kos

Baca: BREAKINGNEWS. Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Wanita di Ruko Aladin Batam Centre

Baca: Alami Diskriminasi saat Butuh Layanan Publik, Simak 7 Langkah Untuk Lapor ke Ombudsman Kepri

Baca: Terima Sanksi Berat dari Komdis PSSI, Begini Cara Pemain Persib Bandung Menikmati Sanksinya

Yuda menjelaskan dari hasil pengembangan sementara ketiga pelaku yang masih DPO merupakan otak dari aksi yang dilakukan selama ini.

"Jadi setiap mereka melakukan aksi, ketiga pelaku ini selalu ikut, hanya saja setelah selesai melaksanakan aksinya pelaku yang merupakan otaknya langsung mengasingkan diri," jelasnya.

Dia juga mengatakan aksi bobol ruko yang dilakukan sudah berjalan satu tahun belakangan.

"Biasanya ruko yang menjadi incaran pelaku adalah ruko yang dijadikan gudang," kata Yuda.

Dia juga mengharapkan untuk pemilik ruko, khususnya yang ada di wilayah Tunas Regency yang dibuat sebagai gudang agar membuat laporan jika pernah merasa kehilangan.

"Sampai saat puluhan aksi yang dilakukan oleh pelaku hanya tiga yang ada laporannya, pengakuan mereka sudah puluhan kali, namun pemilik gudang tidak membuat laporan," kata Yuda. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved