Jumat, 12 Juni 2026

VIDEO Mesin Motor Jorge Lorenzo Mati Secara Aneh Tepat Sebelum Crash di MotoGP Thailand

Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, kembali mengalami kecelakaan parah di FP2 MotoGP Thailand, di sirkuit Buriram, Jumat (5/10/2018).

Tayang:
Crash.net
Jorge Lorenzo terbanting keras di tikungan 3 Sirkuit Buriram saat latihan bebas kedua MotoGP Thailand, Jumat (5/10/2018) sore. 

TRIBUNBATAM.id - Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, kembali mengalami kecelakaan parah di FP2 MotoGP Thailand, di sirkuit Buriram, Jumat (5/10/2018).

Jorge Lorenzo mengalami high side crash di tikungan ke-3 sirkuit Buriram usai ngebut di trek lurus.

Kecelakaan high side ini menyebabkan motor yang dikendarai pembalap berusia 31 tahun ini mengalami kerusakan parah.

Tampak Jorge Lorenzo mengalami cedera cukup parah padahal kakinya belum sembuh benar usai MotoGP Aragon beberapa waktu lalu.

Tak disangka, ternyata penyebabnya bukan karena kesalahan Jorge Lorenzo.

Tapi karena kesalahan teknis, masalah mesin.

Baca: MotoGP Thailand 2018 - Ini Dia Video Detik-detik Jatuhnya Pebalap Jorge Lorenzo di Buriram Thailand

Baca: MotoGP Thailand 2018 - Raih Hasil Bagus di Buriram Tapi Valentino Rossi Justru Gelisah. Ada Apa?

Baca: MotoGP Thailand 2018 - Pasca Jatuh di Buriram, Jorge Lorenzo Pasrah dan Berharap Sukses di Jepang

Dilansir GridOto.com dari Crash.net, ternyata mesin motor Desmosedici-nya tiba-tiba mati tepat sebelum crash terjadi.

Jadi ketika menurunkan kecepatan dan menurunkan gigi tepat sebelum menikung menikung, mesin Desmosedici mati.

Ini sangat aneh.

Padahal seharusnya putaran mesin masih tinggi ketika gigi diturunkan.

Tapi tiba-tiba suara putaran mesin langsung anjlok dan motor mati, seperti yang ditunjukkan video berikut ini.

Dan tidak mungkin juga Lorenzo masih menarik tuas kopling saat itu.

Biasanya pembalap tetap berusaha menjaga putaran mesin tetap tinggi agar mudah akserasi.

Misal kopling masih ditarikpun memang putaran mesin akan langsung turun, tapi seharusnya mesin motor tidak mati.

Keanehan ini diakui langsung oleh bos Ducati, Davide Tardozzi.

Setelah mesin motor mati, ban belakang langsung terkunci seketika dan high side crash terjadi dan melempar Jorge Lorenzoke udara.

Motor Jorge Lorenzo mati mesinnya saat melaju sekitar 240 km/jam.

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved