BATAM TERKINI

Cegah Imigran Gelap Masuk Sumatera, 80 Petugas Imigrasi Ikuti Pelatihan

Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau Kementerian Hukum dan HAM menggelar pendidikan dan pelatihan petugas.

Cegah Imigran Gelap Masuk Sumatera, 80 Petugas Imigrasi Ikuti Pelatihan
Tribunbatam/elhadif putra
Tiga WNA asing yang diduga melanggar ITAS dihadirkan saat pers rilis di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunbalai Karimun, Rabu (28/3/2018). foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau Kementerian Hukum dan HAM menggelar pendidikan dan pelatihan bagi petugas di lapangan, Senin (8/10/2018) pagi di Golden Bay Hotel.

Pendidikan dan pelatihan ini diselenggarakan guna mencegah masuknya imigran gelap ke Indonesia secara bebas melalui pintu masuk di perairan selat malaka pulau Sumatera.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah Indonesia memberikan bebas visa kunjungan untuk 169 negara yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 21 tahun 2016. Selain berdampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata, kebijakan ini juga ada risikonya yakni banyaknya orang asing yang masuk ke Indonesia.

Baca: Ratna Sarumpaet Ditangkap, Imigrasi Cegah Ratna Sarumpaet ke Luar Negeri Selama 20 Hari

Baca: Foto-foto Penangkapan Ratna Sarumpaet di Ruang Imigrasi Terminal 2B Bandara Cengkareng

Baca: Bantu Urus Perpanjangan Visa, Pejabat Imigrasi Ini Dituduh Terima Suap Layanan Seks

"Kami rasa perlu untuk menggelar pendidikan dan pelatihan ini kepada para petugas yang ada, agar semakin maksimal mencegah maksudnya imigran gelap ke negara kita. Apalagi untuk petugas yang bertugas di lapangan," ujar Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepualauan Riau Kementerian Hukum dan HAM, Hendy Emil.

Menurut Hendy, ada dua pelatihan yang akan digelar yakni Pelatihan Teknis Pengawasan
Keimigrasian yang akan berlangsung hingga Sabtu (13/10) mendatang.

Serta Pelatihan Dasar – Dasar HAM bagi Petugas Pemasyarakatan dan Imigrasi akan berlangsung hingga hari Rabu (10/10) nanti. Masing-masing akan diikuti 40 peserta dari Kanwil Riau, Sumatera Barat, dan Kanwil Jambi.

"Total ada 80 peserta yang ikut serta," ucapnya.

Bertindak sebagai pembicara utama Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Bambang Rantam Sariwanto, Mardjoeki Kepala BPSDM Hukum dan HAM RI, dan Hajerati Kepala Divisi Pelayanan Hukum mewakili Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Kepulauan Riau, beserta para tenaga pengajar yang berkompeten dan berpengalaman.

"Diperlukan kompetensi yang mampu melakukan pengawasan keimigrasian secara cepat, teliti, dan terkoordinasi, tanpa mengabaikan keterbukaan dalam memberikan pelayanan bagi orang asing," kata Hendy.

Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Badiklatkumham) merupakan unit pelayanan teknis yang membantu Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum dan HAM.

BPSDM Hukum dan HAM merupakan salah satu Unit Eselon I Kementerian Hukum dan HAM yang bertugas mengembangkan sumber daya manusia di Kementerian Hukum dan HAM melalui pendidikan dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi (knowledge,skill dan attitude) pegawainya.

Badiklatkumham dibentuk berdasarkan Permenkumham Nomor 4 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan HAM terdiri dari tiga balai diklat yakni di Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara.

Balai Diklat Kepulauan Riau membawahi delapan wilayah kerja yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved