BATAM TERKINI

TERUNGKAP! Setelah Gasak Motor, Ternyata Begini Cara Pelaku Curanmor di Batam Kelabuhi Polisi

Sindikat pelaku Curanmor dibekuk Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Jajaran yang ada di Kota Batam.

TERUNGKAP! Setelah Gasak Motor, Ternyata Begini Cara Pelaku Curanmor di Batam Kelabuhi Polisi
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Polisi menggelar ekspose kasus curanmor, Senin (8/10/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dibekuk Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Jajaran yang ada di Kota Batam.

Setidaknya ada 14 kendaraan yang diamankan sebagai barang bukti.

Dari 14 kendaraan ini, Polisi mengamankan 12 tersangka. Mereka adalah tahanan dari Polsek Galang, Batu Aji, dan Polresta Barelang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki saat ekspose di Polresta Barelang, Senin (8/10/2018) siang mengatakan, selain mencuri, pelaku juga bergerak cepat dengan menghapus no rangka mesin agar tidak bisa terbaca lagi.

"Selain motor kita juga mengamankan barang bukti berupa Gerinda. Digunakan untuk menghapus nomor rangka," sebutnya.

Baca: Galang Dana untuk Palu-Donggala, iCare Kepri Berhasil Kumpulkan Rp 16 Juta

Baca: Ingatkan Soal Karma yang Pernah Disebut Ahok, Ini Dampaknya Bagi Akun Instagram Ari Wibowo

Baca: Bakal Ikut Pemilu, 259 Penyandang Disabilitas di Batam Sudah Masuk DPT

Baca: Tanggul Lumpur Lapindo Amblas 5 Meter Air Mulai Meluber ke Luar Tanggul

Semua barang hasil curian tersebut mereka jual ke pulau yang ada di Batam.

Maka dari itu, polisi sedikit kesulitan untuk melakukan pengungkapan.

Dari hasil keterangan para tersangka, mereka mengambil motor biasanya di Parkiran.

Dengan bermodalkan kunci T yang sudah dimodifikasi, pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

Eksekusinya juga dalam wakti singkat, hanya dalam hitungan menit, motor-motor yang terkunci bisa mereka nyalakan dan langsung dibawa kabur.

Dalam ekspose kali ini, Hengki juga memerintahkan kepada setiap anak buahnya untuk mengambil tindakan tembak di tempat jika melihat para pelaku beraksi.

"Kita perintahkan untuk tembak ditempat. Karena ini sudah sangat meresahkan sekali," tegasnya.

Terakhir Hengki meminta kepada masyarakat kota Batam untuk selalu waspada.

"Kalau bisa gunakan kunci ganda di kendaraan masing-masing," singkatnya. (*)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved