Banjir dan Longsor Landa Sumatera, 22 Orang Tewas dan 15 Orang Dilaporkan Hilang

Sebanyak 20 orang meninggal dan 15 hilang akibat banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Banjir dan Longsor Landa Sumatera, 22 Orang Tewas dan 15 Orang Dilaporkan Hilang
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Ilustrasi Banjir 

BPBD Tanah Datar bersama TNI, Polri, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan evakuasi dan pencarian korban. Pencarian dilakukan menyusuri sungai yang ada.

Alat berat digunakan untuk membantu pencarian korban dan membersihkan lumpur. Bupati Tanah Datar telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari (12-18 Oktober 2018).

Pembukaan dapur umum untuk relawan dan masyarakat terdampak telah didirikan. Beberapa wilayah di Kabupaten Pasaman Barat juga terjadi longsor dan banjir pada Kamis (11/10/2018) pukul 19.30 WIB.

Wilayah yang mengalami bencana adalah Kecamatan Pasaman, Ranah Batan, Koto Balingka, Sei Beremas, Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Talamau, Sasak dan Kinali.

Korban 1 orang meninggal dunia dan 2 orang hilang. Kerusakan meliputi sekitar 500 unit terendam banjir, 3 unit jembatan gantung roboh dan 2 unit rumah hanyut.

BPBD Kab. Pasaman Barat bersama aparat lain melakukan penanganan darurat. BPBD menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak. Kebutuhan mendesak alat berat, sembako, selimut dan pakaian. Bupati telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari (11-17/10/2018). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "22 Orang Tewas dan 15 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sumatera"

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved