Dua Orang Tewas, Minibus Rombongan Karyawan Bank Sumut Terjun ke Sungai Batang Gadis

Sebuah minibus dikabarkan terjun ke Sungai Batang Gadis dan terseret arus di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Jumat (12/10/2018)

Dua Orang Tewas, Minibus Rombongan Karyawan Bank Sumut Terjun ke Sungai Batang Gadis
TRIBUN MEDAN/HO
Madina, terisolir pascabanjir bandang yang terjadi di Mandailing Natal. 

TRIBUNBATAM.id - Hujan deras yang melanda wilayah di Sumatera Utara pada Kamis dan Jumat (11-12/10) telah menyebabkan bencana banjir, banjir bandang serta longsor di beberapa tempat. Dampak yang ditimbulkan cukup besar.

Sebelumnya, sebuah minibus dikabarkan terjun ke Sungai Batang Gadis dan terseret arus di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Jumat (12/10/2018) kemarin.

Dua korban yang sempat hilang terbawa arus bersama mobil, sudah ditemukan. Petugas gabungan menemukan minibus nahas itu sejauh satu kilometer dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) hilang, Sabtu (13/10/2018).

Minibus ditemukan dalam posisi terendam di dasar aliran Sungai Batang Gadis. Kondisinya sudah ringsek tak beraturan.

Baca: Saleem, Penyanyi Suci Dalam Debu Meninggal Dunia - Keinginan Saleem Bertemu dengan Fans di Indonesia

Baca: Link Live Streaming Indosiar - Ini Susunan Pemain Madura United vs Persija di Liga 1 2018

Baca: Falling Stars Challange, Selebgram Cantik Winny Putri Lubis Tersungkur di Atas Uang Ratusan Juta

Petugas gabungan mendapati pengemudi mobil Bripka Dony Pane terjepit dalam kendaraan dengan keadaan sudah meninggal.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan korban karyawan Bank Sumut yang mobilnya hayut sudah ditemukan.

Kejadian terjadi Jumat (12/10/2018) dan sudah dilakukan penyisiran dan pukul 13.00 WIB kemarin, jenazah pegawai Bank Sumut sudah ditemukan saat timbul kepermukaan dan sudah di evakuasi ke Penyabungan.

"Tadi pagi pukul 08.00 WIB posisi mobil yang sebelumnya terbawa arus sudah kelihatan dengan salah satu anggota polisi yang berada di dalam sewaktu kejadian, atasnama Bripka Riki Maradoni Pane Kanit Provos Polsek Kotanopan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil," kata Irsan melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (13/10/2018)

"Saya langsung turun dari lokasi longsor yang jaraknya 1,5 jam ke lokasi penemuan. Tadi siang setelah zuhur kita langsung lakukan upacara pemakaman umum dengan kedinasan," sambungnya.

Kecelakaan berawal saat minibus dengan nopol BK 1103 yang memuat empat penumpang berupaya mengindari tabrakan dengan pengendara motor, Jumat (12/10/2018).

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved