BATAM TERKINI

Pengusaha Keluhkan Parkir di Nagoya, Begini Jawaban Dishub Batam

Sejumlah pengusaha yang memiliki usaha dan juga tinggal di Kompleks Bumi Indah Nagoya mengeluhkan larangan parkir di depan Ruko mereka.

Pengusaha Keluhkan Parkir di Nagoya, Begini Jawaban Dishub Batam
ISTIMEWA
Ilustrasi mobil diderek karena parkir sembarangan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pengusaha mengirimkan surat ke Walikota Batam terkait keluhan tak adanya tempat parkir kendaraan pemilik ruko kompleks Bumi Indah Nagoya.

Pengiriman surat ini difasilitasi melalui salah satu anggota DPRD Kota Batam, Hendra Asman.

Setelah hearing berlangsung selama sejam, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan (Dishub) kota Batam, Edward Purba datang memenuhi panggilan Nyanyang Haris Pratamura.

Berdasarkan informasi terakhir, Dishub Batam sudah menerima surat keluhan pengusaha dari Walikota Batam.

"Kita sudah menerima surat keluhan bapak-bapak dari Walikota. Kita akan segera mencari solusi atas persoalan saat ini," ujar Edward dalam pertemuan tersebut.

Diakuinya, jika berpedoman pada UU Nomor 22, bahwa 50 meter sesudah dan sebelum traffic light tidak boleh parkir kendaraan.

Baca: Baru Ditinggal Sebentar, Handphone di Motor Lesap Digasak Maling

Baca: Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Dimutasi. Ini Dia Daftar Namanya

Baca: Penuhi Tantangan Bupati, Pengusaha Anambas Ini Buka Rute Jemaja-Tarempa

Baca: Seorang Warga Negara Asing Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Rumahnya

Baca: Sudah Dikunci Stang, Motor Diparkir di Teras Rumah Lesap Digasak Maling

Ditambah lagi dengan Perda Nomor 3 tahun 2018, apabila parkir di badan jalan akan langsung diderek oleh Dishub.

"Tapi soal parkir 50 meter ini akan kita kaji lagi. Di sisi lain bukan bermaksud mengenyampingkan peraturan, dan bukan ingin mematikan usaha orang juga. Nanti kita akan cari solusinya," katanya.

Pantauan Tribun, Edward mempersilahkan setiap pengusaha menyampaikan keluh kesahnya. Dilanjutkan pemberian solusinya agar disampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam.

Menanggapi permintaan bahwa rambu-rambu lalu lintas dicabut, Edward menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak akan melakukan pencabutan rambu-rambu tersebut.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved