BATAM TERKINI

Sudah Dikunci Stang, Motor Diparkir di Teras Rumah Lesap Digasak Maling

Korban mengetahui motornya hilang sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, saat dirinya hendak pergi belanja kebutuhan sehari-hari.

Sudah Dikunci Stang, Motor Diparkir di Teras Rumah Lesap Digasak Maling
WARTAKOTA
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM,id.BATAM - Kejahatan pencurian kendaraan bermotor di Batam makin berani. Bahkan di depan rumah dan dikunci stang pun motor digasak maling.

Hal itu yang dialami Yondri (44) warga Kaveling Sagulung Baru, Rabu (10/10/2018) lalu.

Yondri mengungkapkan, dirinya mengetahui motornya hilang sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, saat dirinya hendak pergi belanja kebutuhan sehari-hari.

"Motor saya Yamaha Mio Bp 4096 FS, biasanya saya parkir di teras rumah,"kata Yondri.

Dia mengatakan, setiap pagi dirinya pergi belanja kebutuhan rumah tangga.

Baca: Sempat Kabur dan Buron, Satu Tersangka Kasus Dugaan Suap Meikarta Menyerahkan Diri

Baca: INFO CPNS 2018 - Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Resmi Ditutup, Ini 5 Instansi Sepi Peminat

Baca: Kini Miliki 433 Layanan, Mal Pelayanan Publik Batam Bakal Hadirkan Kuliner hingga Bioskop

Baca: Kendarai Motor Jadul saat Jambret Smartphone, Begini Nasib 2 Remaja Ini saat Dikejar Polisi

"Saya bangun terus persiapan dan saat saya keluar, motor saya sudah tidak ada di teras rumah," kata Yondri.

Akibat kejadian tersebut Yondri terpaksa harus naik ojek ke pasar untuk belanja setiap harinya.

"Mau gimana lagi, untuk saat ini seperti itulah, mudah-mudahan motor saya bisa ditemukan polisi," kata Yondri.

Di tempat terpisah Kapolsek Sagulung AKP Yuda Surya mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan lidik dalam kasus tersebut.

Dia menghimbau masyarakat agar memasang kunci ganda jika memarkirkan kendaraan roda dua di luar rumah.

"Wilayah sagulung ini termasuk wilayah padat penduduk, kejadian curanmor masih sering terjadi, namun kurangnya saksi dan petunjuk yang bisa mengarah kepada pelaku membuat penyelidikan sedikit sulit,"kata Yuda.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat Sagulung, agar bisa menjadi polisi bagi diri sendiri.

"Maksudnya tetap waspada jangan pernah sepele, kita tidak tahu kapan para pelaku melancarkan aksinya," kata Yuda. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved