Terpilih Sebagai Walikota Kulit Hitam Pertama di Belgia, Vincent Kompany Ucapkan Ini ke Ayahnya

Bek berusia 32 tahun itu menjelaskan, ayahnya datang ke Belgia pada 1975 sebagai pengungsi dari Republik Demokratik Kongo.

Terpilih Sebagai Walikota Kulit Hitam Pertama di Belgia, Vincent Kompany Ucapkan Ini ke Ayahnya
Getty Images via CNN
Pierre Kompany, ayah dari pemain sekaligus kapten Manchester City Vincent Kompany 

TRIBUNBATAM.id, GANSHOREN - Bek tengah sekaligus kapten klub Inggris Manchester City Vincent Kompany mengucapkan selamat kepada ayahnya, Pierre Kompany.

Pasalnya, sang ayah baru saja terpilih sebagai wali kota kulit hitam pertama di Belgia, tepatnya di kota Ganshoren yang berlokasi sebelah barat laut Brussels.

Dalam pemilihan yang berlangsung Minggu (14/10/2018), Kompany senior terpilih sebagai wali kota setelah memperoleh 28,38 persen suara, dan bergabung dengan dua partai lainnya.

Dilansir CNN dan Sky News Senin (15/10/2018), Kompany mengunggah video di Instagram bersama adiknya, Francois yang merupakan pemain KSV Roeselare.

Baca: Pernyataan Lippo Sehari Setelah OTT KPK Terkait Kasus Dugaan Suap Meikarta

Baca: Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Dimutasi. Ini Dia Daftar Namanya

Baca: Seorang Warga Negara Asing Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Rumahnya

Baca: Sudah Dikunci Stang, Motor Diparkir di Teras Rumah Lesap Digasak Maling

"Belum pernah terjadi sebelumnya. Dia menjadi wali kota kulit hitam pertama. Kami semua sangat bahagia. Selamat Ayah," kata Vincent.

Bek berusia 32 tahun itu menjelaskan, ayahnya datang ke Belgia pada 1975 sebagai pengungsi dari Republik Demokratik Kongo.

Sejak saat itu, Kompany senior berjuang untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat setempat.

Dia memulai kehidupannya di Belgia sebagai teknisi mesin sebelum terjun ke politik.

Sky News memberitakan, Kompany menjadi penasihat lokal pada 2006. Delapan tahun berselang, dia memenangkan kursi di parlemen regional Brussels.

Dalam pidato kemenangannya, pria berusia 71 tahun itu berkata dia ingin menciptakan komunitas antar-generasi di mana tua dan muda saling bahu membahu.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved