Turki Identifikasi Pelaku Hilangnya Wartawan Arab Saudi, Dugaan Keterlibatan Pengawal Putra Mahkota

Salah satu pelaku, Maher Abdulaziz Mutreb, dulunya sempat bertugas sebagai diplomat Kedutaan Besar Saudi di London, Inggris, pada 2007

Turki Identifikasi Pelaku Hilangnya Wartawan Arab Saudi, Dugaan Keterlibatan Pengawal Putra Mahkota
Para demonstran beraksi di depan kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, menuntut keberadaan wartawan Jamal Khashoggi yang hilang sejak 2 Oktober lalu 

TRIBUNBATAM.id-Otoritas Turki dilaporkan telah mengidentifikasi sejumlah pelaku kasus jurnalis Arab Saudi yang menghilang sejak 2 Oktober tersebut.

Wartawan bernama Jamal Khashoggi tersebut diberitakan hilang setelah memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, guna mengurus dokumen pernikahan.

Media Amerika Serikat (AS) The New York Times memberitakan, pelaku diidentifikasi merupakan pengawal Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Diwartakan kantor berita AFP Rabu (17/10/2018), The Times memberitakan satu orang lagi merupakan dokter forensik dengan reputasi cemerlang.

Harian itu menjelaskan, mereka menggali informasi dari teknologi pengenal wajah, pusat data nomor ponsel, dokumen Saudi yang bocor, saksi mata, serta media lain.

Salah satu pelaku, Maher Abdulaziz Mutreb, dulunya sempat bertugas sebagai diplomat Kedutaan Besar Saudi di London, Inggris, pada 2007.

The Times memberitakan, dari berbagai foto yang beredar Mutreb mendampingi Pangeran MBS dalam kunjungannya ke Madrid, Paris, maupun markas PBB.

Baca: Klasemen Liga 1 Usai PS Tira vs PSIS, Persib di Puncak, Mahesa Jenar Papan Tengah

Baca: Menantu Presiden Jokowi Ternyata Minat Beli Rumah Laudya Cynthia Bella. Berapa Harganya?

Baca: Queenpin, Ratu Narkoba dan Sindikat Pemasok Sabu ke Indonesia Tertangkap di Johor

Tiga pelaku lainnya teridentifikasi bernama Abdulaziz Mohammed al-Hawsawi, Thaar Ghaleb al-Harbi, dan Muhammed Saad Alzahrani.

Harbi dan Alzahrani merupakan nama yang sama dengan anggota Pasukan Pengamanan Kerajaan. Adapun dokter forensik dilaporkan bernama Salah al-Tubaigy.

Dia tercatat sebagai Kepala Dewan Sains Forensik Saudi. Selain itu, ia juga merupakan pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri serta sekolah kedokteran Saudi.

Kasus ini menarik perhatian dunia internasional, tak terkecuali sekutunya, AS. Washington berujar bakal memberikan hukuman jika Saudi terbukti terlibat dalam kasus Khashoggi.

Riyadh menanggapi dan menyatakan bakal memberikan balasan jika mereka menerima sanksi. Antara lain bersekutu dengan rivalnya di Timur Tengah, Iran.

Khashoggi, yang notabene mantan penasihat pemerintah, melarikan diri dari Saudi dan tinggal di Amerika Serikat (AS) sejak September 2017.

Dalam ulasannya di The Post, wartawan berumur 59 tahun itu acap mengkritik kebijakan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman maupun keterlibatan Saudi di Yaman.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelaku Kasus Jurnalis yang Hilang Diduga Pengawal Putra Mahkota Saudi"

Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved