VIRAL! Gara-gara Handphone Disita, Siswi Ini Kirim Surat Ancaman Bunuh Diri

Siswi yang tak disebutkan identitasnya tersebut datang ke kantor guru dan meminta ponselnya kembali, namun permintaan itu ditolak.

VIRAL! Gara-gara Handphone Disita, Siswi Ini Kirim Surat Ancaman Bunuh Diri
tribunnews.com
Ilustrasi handphone 

TRIBUNBATAM.id, CHANGSHA - Seorang siswi di Provinsi Hunan, China, dilaporkan menulis surat ancaman ke gurunya bakal bunuh diri.

SCMP memberitakan Rabu (17/10/2018), surat ancaman itu dibuat setelah si guru menyita ponselnya dan menolak mengembalikannya.

Guru sekolah di Dao County itu menyita ponsel siswi tersebut Jumat pekan lalu (12/10/2018) karena ketahuan memainkannya saat jam makan siang.

Siswi yang tak disebutkan identitasnya tersebut datang ke kantor guru dan meminta ponselnya kembali, namun permintaan itu ditolak.

Setelahnya si murid menulis surat. Dalam surat itu, dia mengakui kesalahannya karena telah melanggar peraturan sekolah.

"Namun saya butuh ponsel itu karena pemberian ayah saya. Jadi, saya minta Anda mengembalikannya. Jika tidak, saya bakal bunuh diri," tulisnya.

Baca: Ini Ucapan Ahok yang Pernah Bikin Veronica Tan Menangis

Baca: Kembali Terjerat Kasus Korupsi, Billy Sindoro Bisa Terkena Tuntutan Hukuman Maksimal

Baca: CPNS 2018 - Jumlah Pelamar CPNS 2018 Hanya 4,4 Juta, BKN Sebut 3 Hal Ini Diduga Penyebabnya

Baca: Gagal Ancam Pakai Celurit, 2 Jambret Keroyok Korban. Begini Nasib Pelaku saat Tertangkap Warga

Malam hari saat berlangsung revisi ujian, murid tersebut dilaporkan mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai tujuh.

Untungnya, upaya gadis itu dihentikan teman sekelasnya. Segera si guru mengembalikan ponsel itu, dan memberi tahu orangtuanya.

Surat ancaman itu kemudian diteruskan kepada wakil kepala sekolah Tan Xiangping yang mempunyai pengalaman mengajar selama 29 tahun. Tan menulis balik kepada siswi itu.

"Apakah pantas kamu berbicara seperti itu? Mengancam gurumu dan lebih mementingkan ponselmu?" tanya dia.

Foto surat itu diunggah ke situs Weibo. Adapun remaja itu dilaporkan mengundurkan diri setelah aksinya menjadi viral.

Pusat Informasi Internet China memaparkan, terdapat 788 juta pengguna internet, dengan 18,2 persen di antaranya berusia 10-19 tahun.

Pemerintah berusaha menangkal adanya kecanduan permainan internet. Raksasa teknologi Tencent berencana menggunakan teknologi pengenal wajah untuk mencegah remaja bermain. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ponselnya Disita, Seorang Murid Mengancam Bakal Bunuh Diri"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved