BINTAN TERKINI

Ditemukan Dengan Posisi Terlungkup, Polsek Bintan Timur Selidiki Kematian Kardianus

"Kata saksi, saat dibalikan badannya, masih ada tanda tanda kehidupan. Jantungnya masih berdetak saat ia sentuh di bagian dada," kata Muh Fajri

Ditemukan Dengan Posisi Terlungkup, Polsek Bintan Timur Selidiki Kematian Kardianus
kompas.com/Shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Unit Reskrim Polsek Bintan Timur masih menyelidiki kasus kematian Kardianus (21), warga Kampung Kolong Enam, RT 01 RW 022 Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur.

Kardianus ditemukan oleh temannya, Julianto dalam posisi tubuh terlungkup di lantai dan leher terlilit tali pada Kamis pagi dini hari atau pukul 01.00 WIB.

Polisi sudah meminta keterangan Julianto, saksi kunci peristiwa ini. Pernyataan posisi tubuh korban terlungkup ini merupakan keterangan satu-satunya yang didapat polisi dari Jualianto yang malam itu memang ada di rumah dengan korban.

Kebetulan Julianto tinggal serumah selama ini dengan korban.

"Julianto dan Kardianus (korban) mereka tinggal satu rumah, mereka berteman, sama sama cowok. Dan dalam kasus ini, Kardianus ditemukan Julianto meninggal tadi malam, pukul 1 lewat 15 kurang lebih sampai di RSUD Bintan dengam posisi telungkup," kata Muh Fajri.

Baca: BREAKINGNEWS. Warga Kijang Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

Baca: Bupati Bintan Himbau Anak Terus Ramaikan Dunia Mengaji

Baca: Dua Pelajar Bintan Ikuti Kuis Ki Hajar Dewantara Tingkat Nasional

Masih keterangan Julianto, setelah menemukan temannya itu dengan posisi badan telungkup dan leher terlilit tali, ia langsung panik. Karena panik, ia mencoba membalikan tubuh Kardianus yang terlungkup. Saat membalikam tubuh Kardianus, Juli mengatakan masih ada tanda tanda kehidupan.

"Kata saksi, saat dibalikan badannya, masih ada tanda tanda kehidupan. Jantungnya masih berdetak saat ia sentuh di bagian dada," kata Muh Fajri menirukan jawabab Julianto kepada polisi.

Usai demikian, ia lantas melepas tali yang melilit leher Kardianus. Kemudian ia keluar rumah memanggil Jejen, tetangga mereka. Jejen pun datang ke rumah korban. Mereka kemudian membawa Kardianus dibawa ke klinik Antam. Dari Klinik Antam, Kardianus kemudian dibawa ke RSUD Bintan bagian IGD.

"Pernyataan dari dokter, sampai di IGD sudah meninggal," kata Fajri.

Hingga saat ini, apa penyebab Kardianus meninggal belum diketahui. Pihak Poksek Bintan Timur masih terus melakukan penyelidikan.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved