KARIMUN TERKINI

Dilecehkan Ayah Tiri Sejak Tahun 2014. Ne Ketakutan dan Tertekan

Ne, korban pelecehan seksual oleh ayah tirinya mengaku ketakutan dan tertekan saat menceritakan kejadian

Dilecehkan Ayah Tiri Sejak Tahun 2014. Ne Ketakutan dan Tertekan
www.kabar24.com
Ilustrasi pelecehan seksual

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kasus pelecehan seksual bapak tiri terhadap anak tiri kembali ditemukan di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Polsek Tebing sudah mengamankan Jo (41), tersangka pada Kamis (18/10/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Jo diamankan petugas kepolisian di Sungai Pasir, Kecamatan Meral.

"Pelakunya sudah kami amankan sejak Kamis pekan lalu. Dia kami tangkap tidak di kediamannya di Tebing melainkan di Sungai Pasir, Kecamatan Meral," ujar Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono, Rabu (24/10/2018).

Budi mengatakan pihaknya mengamankan Jo setelah mendapat laporan dari ayah kandung korban pada Kamis,18 Oktober 2018, sekitar pukul 22.00 WIB atau satu jam sebelum penangkapan terhadap Jo dilakukan.

Laporan tersebut tercatat dalam LP-B/10/X/2018/KEPRI/RES KARIMUN/SPK-SEK TEBING, tanggal 18 Oktober 2018.

Berdasarkan laporan ayah kandung korban, diduga tersangka sudah melakukan pelecehan seksual terhadap Ne di kediamannya di daerah Kecamatan Tebing sejak tahun 2014.

"Terakhir dilaporkan sekitar Agustus 2018," kata Budi.

Terungkapnya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur itu bermula saat saksi pelapor yakni ayah kandung korban mendapat informasi dari tetangganya pada Kamis, 18 Oktober 2018 sekira pukul 19.30 WIB.

Kepada saksi pelapor, tetangganya itu mengatakan bahwa putri kandung saksi pelapor berinisial Ne telah dilecehkan oleh ayah tirinya berinisial Jo.

Baca: Berniat Cari Kerja, Gadis Ini Malah Alami Pelecehan Seksual Oleh Calon Bosnya

Baca: Pulang Sekolah Kendarai Motor, Siswi Sekolah Ini Dipepet dan Alami Pelecehan Seksual di Jalan

Baca: Tak Tahan Hadapi Pelecehan Seksual Bertahun-tahun, Tiga Kakak-Beradik Ini Nekat Habisi Sang Ayah

"Saksi pelapor kemudian memanggil korban untuk menanyakan kebenaran informasi itu dan ternyata korban membenarkan. Pada saat itu kondisi anak korban merasa takut dan tertekan," kata Budi.

Jo saat diinterogasi petugas dari Polsek Tebing, mengakui perbuatannya.

"Kasus ini kami proses, dari pihak keluarga tidak ada meminta untuk dimediasi, jadi kasus ini kami lanjutkan sesuai laporan dan peraturan yang berlaku karna korban di bawah umur," ujar Budi. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved