BATAM TERKINI

Tak Miliki Izin Edar, BPOM Kepri Amankan Kosmetik dan Obat Tradisional Senilai 1,4 Miliar di Batam

Temuan paling banyak adalah kosmetika Tanpa Izin Edar (TIE), yang didapati juga obat tradsional tanpa izin edar dan obat tanpa izin edar

Tak Miliki Izin Edar, BPOM Kepri Amankan Kosmetik dan Obat Tradisional Senilai 1,4 Miliar di Batam
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Beberapa sampel kosmetik yang tidak memiliki izin edar dan diamankan oleh BPOM Kepri 

Tak Miliki Izin Edar, BPOM Kepri Amankan Kosmetik dan Obat Tradisional Senilai 1,4 Miliar di Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri mengamankan kosmetik dan obat-obat tradisional Tanpa Izin Edar (TIE) di salah satu rumah yang ada di Batam, Selasa (23/10/2018) siang.

Tumpukan kosmetik dan obat tradisional tanpa izin edar diamankan BPOM Kepri, Selasa (23/10/2018)
Tumpukan kosmetik dan obat tradisional tanpa izin edar diamankan BPOM Kepri, Selasa (23/10/2018) (TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA)

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan mengatakan, dari hasil temuan tersebut ada 72 item kosmetik ilegal dengan total 27.597 pcs, obat tradisional 1 item sebanyak 56 pcs, dan obat TIE 1 item sebanyak 9 pcs.

Baca: Kuota CPNS Kepri Tak Ditambah, Nurdin Basirun Minta Masyarakat Asah Jiwa Enterpreneur

Baca: Diduga Bunuh Diri Setelah Tembak Keluarganya, Fransiskus Tinggalkan Surat Wasiat. Begini Isinya

Baca: Terancam Dicekal dan Dijemput Paksa, Simak 4 Fakta Baru Kasus Vlog Ahmad Dhani

Baca: Satu Keluarga Tewas Ditembak di Rumahnya, Begini Pengakuan Tetangga Korban

"Temuan ini merupakan penindakan distribusi online. Barang-barang ini kita temukan di dalam sebuah rumah yang ada di Batam. Nilai ekonomisnya sebesar Rp 1,4 miliar," katanya, Rabu (24/10/2018).

Disampaikannya, sampai sejauh ini masih dalam proses penyidikan dan pendalaman oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM di Batam atas temuan tersebut.

"Temuan paling banyak adalah kosmetika Tanpa Izin Edar (TIE), yang didapati juga obat tradsional tanpa izin edar dan obat tanpa izin edar," sebutnya.

Saat ditanyakan, berapa orang yang diamankan, dan lokasi persis di Batam berada dimana, masih enggan menyebutkan. Sebab, masih dalam pendalaman.

"Karena masih pendalaman, kita sebutkan Batam ya mas, terima kasih," ucapnya.

Tindakan yang tidak mengurus izin edar kosmetik dan obat-obatan melanggar UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 197. Dengan ancaman 15 tahun dan denda sebesar Rp 1,5 miliar. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved