BATAM TERKINI

Mulai 2019, Dishub Batam Bakal Terapkan e Parking. Begini Cara Pakai Aplikasinya

Tahap pertama wilayah uji cobanya, e-parkir ini akan diterapkan di daerah perkantoran yang halaman kantornya menggunakan badan jalan, seperti ruko.

Mulai 2019, Dishub Batam Bakal Terapkan e Parking. Begini Cara Pakai Aplikasinya
tribunnews.com
Ilustrasi 

Mulai 2019, Dishub Batam Bakal Terapkan e Parking. Begini Cara Pakai Aplikasinya

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dalam meningkatkan pendapatan dan menghindari terjadinya kebocoran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan membuat sistem e-parking pada 2019 mendatang.

Hal ini dibeberkan oleh Kepala UPT Parkir, Alexander Banik.

"Pertama masyarakat harus men-download dulu aplikasinya di playstore android. Nama aplikasinya e-parking Batam," ujar Alexander kepada Tribun, Kamis (25/10/2018) di Kantor DPRD Kota Batam.

Baca: Bahas Kerjasama Bisnis, BP Batam Pertemukan Pelaku Usaha Hohhot China - Batam

Baca: Dishub Batam Targetkan PAD Parkir 2019 Sebesar Rp 30 Miliar. Ini Strategi Mencapainya

Baca: Dilarang Parkir di Atas Jembatan Barelang, Tapi Ada Oknum Minta Uang Parkir Rp 5.000

Baca: Untuk Dapatkan Gaji, 600 Juru Parkir di Kota Batam Harus Ikut Seleksi

Masalah pembayarannya, Dishub bekerjasama juga dengan pihak ketiga yaitu, T-Cash Telkomsel. Sehingga masyarakat bisa membayar parkir kendaraannya menggunakan T-Cash tersebut.

Saat ini, kata Alex, pihaknya sedang merencanakan penandatanganan MoU dengan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi terkait penyelenggaraan dan teknis E-Parking seperti apa.

Setelah itu, Dishub segera sosialisasi kepada masyarakat kota Batam.

"Harapan kita awal tahun sudah bisa dijalankan. Sosialisasi dan uji cobanya akan kita lakukan setelah MoU ini," tuturnya.

Alex menambahkan tahap pertama wilayah uji cobanya, e-parkir ini akan diterapkan di daerah perkantoran yang halaman kantornya menggunakan badan jalan, seperti ruko.

Kenapa? Seyogyanya pegawai kantoran secara keseluruhan sudah menggunakan handphone android.

"Misalnya seperti bank yang ada di ruko. Kalau area kawasan PT, tak mungkin berbayar. Kalau kita terapkan di pasar, belum semua masyarakat kita mengerti dan memiliki handphone android," katanya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved