BATAM TERKINI

Bangun Pelabuhan Batuampar Jadi Modern, BP Batam Gandeng Pelindo I dan II

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I akan bekerjasama dengan Pelindo II dalam hal pengembangan pelabuhan Batuampar, Batam.

Bangun Pelabuhan Batuampar Jadi Modern, BP Batam Gandeng Pelindo I dan II
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Suasana malam di Pelabuhan Batuampar, Sabtu (30/6/2018) lalu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I akan bekerjasama dengan Pelindo II dalam hal pengembangan pelabuhan Batuampar, Batam. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo saat dimintai tanggapan terkait progres pengembangan pelabuhan Batuampar.

"Sudah ada MoU (memorandum of understanding) antara Pelindo I dan Pelindo II dalam rangka mendukung pengembangan pelabuhan-pelabuhan di Batam," kata Lukita, Kamis (25/10/2018).

Sebelumnya, BP Batam sudah melakukan MoU dengan Pelindo I. Adapun tugas Pelindo di sini mencakup tiga hal. Pertama memodernisasi peralatan di pelabuhan, kedua pembenahan perluasan area tempat penyimpanan kontainer dan ketiga pengembangan dermaga.

Baca: 10 Tahun Mangkrak Telan Anggaran Rp 200 Miliar. KSOP Minta Audit Khusus Pelabuhan Malarko

Baca: Peserta Bisa Lihat Score Hasil Ujian CPNS di Layar Monitor

Baca: 11 Komputer Kosong Hari Pertama Ujian CPNS, Ini Penjelasan Kepala BKD

Diharapkan dengan adanya ketiga hal ini, dapat meningkatkan kapasitas di pelabuhan Batuampar. Dari awal, pelabuhan Batuampar dipersiapkan untuk pelabuhan peti kemas di Batam.

"Teman-teman sudah lihat sendiri kondisi di pelabuhan kita. Crane-nya sudah lama. Sementara crane di tempat lain sudah modern," ujarnya.

Bahkan di negara-negara berkembang lainnya, peralatan mereka sudah menggunakan gantry crane. Sementara porsi BP Batam dalam kerjasama ini, yakni sebagai pemilik aset. Kemudian memberikan konsesi.

"Kemudian kita mendapatkan penerimaan sesuai yang disepakati. Kita harapkan penerimaannya nanti lebih besar dari yang ada saat ini," kata Lukita.

Untuk bentuk kerjasamanya sendiri, ada dua pilihan. Pertama konsep Build, Operate and Transfer (BOT). Atau Build, Transfer, Operate (BTO). Saat ini masih dinegosiasikan.

"Apakah BOT atau BTO, terpenting Batuampar bisa jadi pelabuhan modern, kapasitasnya bisa ditingkatkan, sehingga bisa mengurangi biaya logistik yang ditanggung pengusaha," ujarnya.

Lebih lanjut, kapan MoU antara BP Batam dan Pelindo bisa berjalan, pihaknya masih menunggu terbitnya Peraturan Presiden sebagai payung hukum pelaksanaan kerjasama tersebut.

"Sekarang masih proses penyusunan draf di Kantor Kementerian Ekonomi. Harapan kami proses ini bisa segera berjalan," kata Lukita. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved