Disebut Warung Menteri Susi, Ternyata Ini Rahasia Jualan Bisa Laris Manis

Berbagai cara dilakukan untuk menarik pembeli. Seperti yang dilakukan warung makan di Jl Toddopuli 10, Kota Makassar ini.

Disebut Warung Menteri Susi, Ternyata Ini Rahasia Jualan Bisa Laris Manis
KOMPAS.COM
Warung yang memasang spanduk bergambar Menteri Susi ini laris manis. 

TRIBUNBATAM.id, MAKASSAR – Berbagai cara dilakukan untuk menarik pembeli. Seperti yang dilakukan warung makan di Jl Toddopuli 10, Kota Makassar ini.

Warung ini ramai pengunjung dan jajanan makanan rumahan yang dijualnya laris manis.

Dengan memasang spanduk Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti.

Di spanduk itu, foto Menteri Susi dengan istilahnya “Yang Tidak Makan Ikan, Akan Saya Tenggelamkan”.

Warung makan ini pun akhirnya dikenal dengan warung Menteri Susi. Warung makan ini ramai, karena berbagai macam menu makanan rumahan yang dijajakan.

Baca: Sebelum Tampil di Jakarta Fashion Week, Susi Pudjiastuti Cuma Butuh Latihan 10 Menit

Baca: BERITA PERSIB - Empat Kali Absen, Ternyata Bojan Malisic Pulang Kampung. Ini yang Dilakukannya

Baca: Di Festival IdeaFest Jokowi Spontan Beli Jaket Baru Seharga Rp 499 Ribu

Baca: Istri Ong Jadi Korban Pertama Ditembak, Ini Penyebab Suara Pistol Tak Terdengar Orang Lain

Mulai dari nasi, berbagai jenis sayur masak, berbagai jenis lauk pauk seperti ikan, ayam, telur, tempe, tahu dan lainnya. Harganya pun terbilang murah, mulai dari harga Rp 1.000 hingga Rp 8.000.

Azis Kuba, salah satu pelanggan warung Menteri Susi saat ditemui mengaku setiap hari membeli makanan jadi.

Selain harganya murah, rasa masakan yang dijual oleh di warung tersebut rasanya seperti makanan yang dijual di restoran.

“Saya beli nasi seporsi disini, cuma Rp 3.000, tambah tahu dan tempe masing Rp 1.000. Jika ditambah dengan sayurnya semangkok, hanya Rp 2.000, tambah ikan ukuran kecil Cuma Rp 5.000. Jadi saya sudah makan enak dan puas hanya Rp 12.000,” kata Azis, Jumat (26/10/2018).

Azis mengaku menyukai rasa masakan yang dijual di warung Menteri Susi, dimana tak kalah enaknya dengan rasa di restoran yang harganya mahal.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved