BATAM TERKINI

Pelindo I dan II Kerjasama Kembangkan Pelabuhan Batuampar, Lukita Tunggu Perpres

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I akan bekerjasama dengan Pelindo II dalam hal pengembangan Pelabuhan Batuampar, Batam.

Pelindo I dan II Kerjasama Kembangkan Pelabuhan Batuampar, Lukita Tunggu Perpres
tribunbatam/dewangga rudi
KM Kelud bersandar di dermaga Pelabuhan Batuampar,foto ilsutrasi pelabuhan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I akan bekerjasama dengan Pelindo II dalam hal pengembangan Pelabuhan Batuampar, Batam. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo saat dimintai tanggapan terkait progres pengembangan Pelabuhan Batuampar.

"Sudah ada MoU (memorandum of understanding) antara Pelindo I dan Pelindo II dalam rangka mendukung pengembangan pelabuhan-pelabuhan di Batam," kata Lukita, Kamis (25/10/2018).

Sebelumnya, BP Batam sudah melakukan MoU dengan Pelindo I. Adapun tugas Pelindo di sini mencakup tiga hal. Pertama memodernisasi peralatan di pelabuhan, kedua pembenahan perluasan area tempat penyimpanan kontainer dan ketiga pengembangan dermaga.

Baca: Pelni Belum Tahu Wacana Pelabuhan Pindah ke Sekupang. Sugiyanto Akui Nyaman di Batuampar

Baca: Ajukan 3 Saksi Ahli, Simak Sejumlah Fakta Baru Terkait Kasus Vlog Idiot Ahmad Dhani

Baca: Iseng, Bohongin Teman Kamu Dengan Aplikasi Fake Chat, Dijamin Ketipu

Diharapkan dengan adanya ketiga hal ini, dapat meningkatkan kapasitas di pelabuhan Batuampar. Dari awal, pelabuhan Batuampar dipersiapkan untuk pelabuhan peti kemas di Batam.

"Teman-teman sudah lihat sendiri kondisi di pelabuhan kita. Crane-nya sudah lama. Sementara crane di tempat lain sudah modern," ujarnya.

Bahkan di negara-negara berkembang lainnya, peralatan mereka sudah menggunakan gantry crane. Sementara porsi BP Batam dalam kerjasama ini, yakni sebagai pemilik aset. Kemudian memberikan konsesi.

"Kemudian kita mendapatkan penerimaan sesuai yang disepakati. Kita harapkan penerimaannya nanti lebih besar dari yang ada saat ini," kata Lukita.

Untuk bentuk kerjasamanya sendiri, ada dua pilihan. Pertama konsep Build, Operate and Transfer (BOT). Atau Build, Transfer, Operate (BTO). Saat ini masih dinegosiasikan.

"Apakah BOT atau BTO, terpenting Batuampar bisa jadi pelabuhan modern, kapasitasnya bisa ditingkatkan, sehingga bisa mengurangi biaya logistik yang ditanggung pengusaha," ujarnya.

Lebih lanjut, kapan MoU antara BP Batam dan Pelindo bisa berjalan, pihaknya masih menunggu terbitnya Peraturan Presiden sebagai payung hukum pelaksanaan kerjasama tersebut.

"Sekarang masih proses penyusunan draf di Kantor Kementerian Ekonomi. Harapan kami proses ini bisa segera berjalan," kata Lukita. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved