Konflik Palestina Israel

Jet Tempur Israel Bombardir 80 Titik di Gaza, Rumah Sakit Indonesia Juga Rusak Berat

Dari rekaman foto dan video yang diunggah di media sosial terlihat kilatan cahaya dari roket-roket Israel serta ledakan di sejumlah titik.

Jet Tempur Israel Bombardir 80 Titik di Gaza, Rumah Sakit Indonesia Juga Rusak Berat
TWITTER
Roket Israel meledak mengenai permukiman di Gaza, Sabtu (27/10/2018) dini hari. Rumah sakit Indonesia mengalami kerusakan akibat serangan ini. 

Di antara roket yang ditembakkan Israel juga mengenai Rumah sakit Indonesia dan mengalami kerusakan.

Rumah sakit yang dibangun Indonesia di Bayt Lahiya, bagian utara Gaza mengalami kerusakan cukup berat akibat pemboman Israel tersebut.

Di media sosial beredar sejumlah foto dan video yang menunjukkan kerusakan-kerusakan itu, dan kepanikan yang dialami pasien dan staf rumah sakit.

Dalam siaran pers Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), lembaga Islam untuk bantuan kesehatan, setidaknya lima roket jatuh tidak jauh dari lokasi RS Indonesia.

"Dentuman keras kelima roket tersebut menyebabkan guncangan keras di area sekitar, bahkan mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian RS Indonesia. Ruangan yang mengalami kerusakan di antaranya ruangan kantor administrasi, toilet, koridor, ICU, dan lainnya," kata Reza Aldilla Kurniawan, relawan MER-C di Gaza, dalam siaran pers itu.

Seorang anak Palestina dirawat di RS Khan, Gaza, setelah terkenapecahan roket Israel (AFP)

Pasien-pasien dipindahkan ke lorong-lorong yang dianggap lebih aman.

Saat serangan terjadi, Reza sedang berada di dalam bangunan Wisma Rakyat Indonesia yang terletak di belakang rumah sakit tersebut.

"Guncangan besar sekali, debu-debu jatuh dari atap. Saya langsung keluar dari wisma dan melihat kondisi rumah sakit mengalami kerusakan di beberapa bagian," ungkapnya.

Pasien-pasien kemudian dipindahkan dan ditempatkan di lorong-lorong yang lebih aman.

Rumah Sakit Indonesia beroperasi sejak 2012 didirikan oleh sejumlah lembaga solidaritas Indonesia untuk Palestina, berasdal dari dana sumbangan masyarakat Indonesia.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, sudah 213 warga Gaza tewas dalam sejak demonstrasi mingguan di perbatasan sejak beberapa bulan lalu.

Sementara seorang serdadu Israel tewas oleh penembak jitu Palestina. (*)

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved