CPNS 2018

Cemas dan Gugup Dirasakan Peserta Tes CPNS di CK Hotel Tanjugpinang, Kami Gugup Sekali

Raut wajah mereka tampak cemas dan gugup apalagi saat menunggu antrean pemeriksaan berkas administrasi.

Cemas dan Gugup Dirasakan Peserta Tes CPNS di CK Hotel Tanjugpinang, Kami Gugup Sekali
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Raut wajah peserta tes SKD CPNS tampak cemas dan gugup saat menunggu antrean pemeriksaan berkas administrasi, di CK Hotel Tanjugpinang, Kamis (1/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Hari masih begitu pagi, suasana CK Hotel Tanjugpinang , Kamis (1/11/2018) sama dengan dua hari sebelumnya.

Sejumlah orang berkameja putih dan celana hitam lalu-lalang di sekitar Ballroom Hotel CK Tanjungpinang.

Ada yang duduk sambil membaca-baca kertas materi yang dibawa. Ada yang memeriksa kelengkapan berkas administrasi. Namun, ada juga yang mengobrol dengan sesama peserta dan lain sebagainya.

Raut wajah mereka tampak cemas dan gugup apalagi saat menunggu antrean pemeriksaan berkas administrasi.

Tak lain tak bukan, mereka semua adalah peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018.

Mereka berjuang agar bisa menjadi abdi negara bagian Badan Pusat Statistik dan Pemerintahan Kota Tanjungpinang.

Yunita (24) misalnya mengaku gugup dan cemas. Persiapan memang sudah dia lakukan jauh hari sebelum tes berlangsung. Namun, itu tidak mengusir rasa gugup itu dari hatinya.

"Belajar baca-baca soal. Takutnya ada materi bergambar katanya tahun ini, semoga ajalah," ujar Yunita yang mendaftar bagian Kebidanan Kota Tanjungpinang.

Baca: Hanya 45 Orang Yang Dinyatakan Lulus CPNS Dari 900 Peserta yang Ikut Ujian CAT

Baca: Ketat Sekali Tes CPNS, Bawa HP Langsung Dibatalkan. Ini Petunjuk Teknisnya

Baca: Syarat Tes SKD Bagi Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018, Tidak Dibawa, Bisa Tidak Lulus

Rasa cemaspun begitu dirasakan oleh Leni (28), peserta lainnya. Dia sangat berharap dirinya lolos walau harus bertempur dengan ribuan peserta lainnya.

Dia datang lebih awal pada pagi hari agar tidak terlambat. Padahal jadwal ujianya masih akan berlangsung pukul 12.00 WIB.

"Gugup banget. Ujian jam 12 takut terlambat, apalagi musim hujan nih," tutur Leni.

Tak hanya peserta, di tenda tunggu lokasi tes juga ramai dipenuhi keluarga peserta. Rasa cemas juga menyelimuti raut wajah mereka.

Rasa itu begitu tampak pada raut wajah Riski (37) yang mengantar istrinya untuk mengikuti ujian SKD. Pria ini berharap istrinya bisa lolos seleksi dan menjadi pegawai megeri sipil.

"Istri saya belajar setiap hari, dan terus mengecek website takutnya ada perubahan jadwal. Karena website itukan update setiap hari, dari kemarin jaga-jaga saja, mudah-mudahan lolos lah," ucap Riski. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved