Banjir Kota Padang - 650 Rumah Terendam, Jembatan Beton Hanyut, Dua Anak Tewas Terseret Arus

Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatra Barat, menyebabkan ratusan rumah terendam akibat naiknya debit air dari sejumlah sungai

Antara/Iggoy El Fitra
Rangka baja jembatan beton di Lubuk Kilangan Kota Padang hanyut terseret arus air 

TRIBUNBATAM.id, PADANG - Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatra Barat, menyebabkan ratusan rumah terendam akibat naiknya debit air dari sejumlah sungai di kota tersebut.

Akibat derasnya arus air, sebuah jembatan beton di Kelurahan Beringin, Lubuk Kilangan, Padang, ambruk dan rangka bajanya hanyut terseret arus sungai.

Perkembangan terbaru banjir Kota Padang, Jumat (2/11/2018) malam, dua orang dilaporkan tewas setelah terseret arus air.

Kedua korban masih anak-anak, berusia 2 dan 6 tahun, demikian diungkapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur, menyebutkan keduanya meninggal dunia karena hanyut oleh banjir bandang yang datang tiba-tiba.

Ke dua korban hanyut di tempat terpisah dan sudah ditemukan oleh warga.

Baca: Kota Padang Banjir. Arus Deras Hantam Jembatan Beton di Kota Padang. Lihat Videonya

Baca: VIDEO Detik-detik Ambruknya Jembatan Beton Lubuk Kilangan Dilanda Banjir Kota Padang

Korban pertama bernama Pasilah Azam (2), beralamat di Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Dilansir Antara Online, korban awalnya mandi di parit dekat Stasiun TVRI pada pukul 13.40 WIB, tak jauh dari rumahnya.

Jembatan ambruk akibat banjir bandang di Kota Padang (Antara)

Namun tiba-tiba, banjir bandang menyapu dan menyeret bocah tersebut.

Korban ditemukan warga setelah air mulai surut dengan kondisi tidak sadarkan diri.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved