BATAM TERKINI

Emak-emak di Bintan Kompak Jadi Kurir Narkoba, Dikendalikan dari Dalam Penjara

Terseretnya RJ dan istrinya dalam kasus kali ini bermula dari kegiatan anggota Satresnarkoba menangkap E dan R, dua pengguna narkoba di Tanjunguban

Emak-emak di Bintan Kompak Jadi Kurir Narkoba, Dikendalikan dari Dalam Penjara
Dok.TRIBUNBATAM
ilustrasi sabu sabu 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Dengan wajah lusuh, MW dan MO, dua emak-emak asal Tanjunguban, Bintan Utara berjalan memasuki sel tahanan Polres Bintan, Jumat (2/11/2018).

Keduanya terlibat kasus narkoba yang diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Bintan sejak, Rabu (31/10/2018).

Nasib MO benar-benar apes. Selain ia tertangkap, suaminya pun juga tertangkap dalam kasus yang sama. Suami MO tersebut berinisial RJ. Seorang narapidana di Lapas Khusus Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.

Penjara rupanya tak mampu membuat RJ bertobat. Dalam jeruji besi, ia masih nekat bermain narkoba bahkan bertindak sebagai koordinator transaksi. Lebih parah lagi, istri malah digunakan sebagai eksekutor di lapangan.

Kasatnarkoba Polres Bintan AKP Joko Purwanto cukup menyanyangkan keterlibatan RJ ini. Pasalnya, RJ masuk penjara karena ia juga yang ditangkap beberapa waktu lalu.

"Napi tersebut bekas tangkapan saya juga pada perkara narkotika juga. Dia disidang dengan vonis 4 tahun penjara,"kata Kasatresnarkoba AKP Joko Purwanto.

Baca: Ujian CPNS di Bintan, Seorang Peserta: Lihat Materi Tes Saya Stress, Mendingan Pulang saja

Baca: Truk LPG Terguling di Lintas Barat Bintan, Tabung Gas Berhamburan di Jalan

Baca: Himbauan Bawaslu Bintan Untuk Anggota DPRD, Tak Kampanye Saat Reses

Baca: Batam dan Bintan Tertinggi Penerapan Jaminan Ketenagakerjaan, BPJS TK Lakukan Penilaian Daerah

RJ memainkan peranan penting dalam kasus yang diungkap kali ini. Ia mengkoordinir segala transaksi pemesanan paket narkoba.

"Ia pengkoordinir, pengontrol. Sementara istrinya (MO), penyampai atau pelempar. Jadi begini kerjanya, apabila RJ dapat pesanan permintaan paket, ia akan kontak istrinya. Lalu ia suruh untuk melempar barang tersebut ke lokasi. RJ akan kasih tahu dimana mana lokasinya yang akan dilempar sesuai pesanan,"kata AKP Joko.

Terseretnya RJ dan istrinya dalam kasus kali ini bermula dari kegiatan anggota Satresnarkoba menangkap E dan R, dua pengguna narkoba di Tanjunguban pada Rabu lalu.

Waktu itu polisi mendapatkan informasi bahwa di rumah E, akan ada transaksi narkoba jenis sabu. Polisi pun ke lokasi. Setelah mengintai, E pun disergap di rumahnya. Di sana ditemukan alat isap bong.

Halaman
123
Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved